Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bertemu Wapres JK, Erick Thohir Laporan Soal Penutupan Panitia Asian Games 2018

Bertemu Wapres JK, Erick Thohir Laporan Soal Penutupan Panitia Asian Games 2018 Jusuf Kalla tinjau media center Asian Games. ©Liputan6.com/Fery Pradolo

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu Ketua Panitia Asian Games 2018 Erick Thohir di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (7/11). Dalam pertemuannya Erick menjelaskan ada beberapa hal yang dibicarakan. Salah satunya melaporkan langkah-langkah terkait penutupan panitia Asian Games.

"Jadi memang kan panitia AG itu berakhir tanggal 31 Des. Pak JK sebagai ketua pengarah, kita laporkan untuk langkah-langkah yang dilakukan untuk Desember itu," kata Erick usai bertemu JK di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (7/11).

Erick menjelaskan nantinya akan ada rapat koordinasi dewan pengarah. Termasuk, kata dia, ada beberapa kementerian yang ikut dilibatkan. Mulai dari kementerian Olahraga, PUPR Basuki Hadimuljono. Tidak hanya itu pada 18 Desember nanti, kata Erick, akan dibicakan terkait agenda malam apresiasi untuk para panitia Asian Games.

"Makanya saya liat kan, kemarin saya ke Wiranto, ke Jagung salah satunya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan-dukungan," papar Erick.

Tidak hanya mereka, Erick menjelaskan rencananya dia juga akan bertemu beberapa menteri lain untuk mengucapkan terima kasih atas suksesnya acara tersebut. Rencananya Erick akan berkunjung menemui Menteri Keungan Sri Mulyani, Menteri BUMN Rini Sumarno.

AG Hemat Rp 2,8 triliun

Erick juga menjelaskan selama penyelenggara Asian Games hasilnya berjalan dengan maksimal. Kemudian dia mengklaim anggaran yang digunakan menghemat sebesar Rp 2,8 triliun.

"Saya lihat dari anggaran saja kan kita hampir menghemat Rp 2,8 triliun. Lalu pencapaian tayangan di media itu targetnya Rp 5 miliar kemarin tercapai Rp 5,3 miliar. Sponsor pun hampir 3x lipat. jadi semuanya baiklah," papar Erick.

Dia menjelaskan anggaran awal perhelatan Asian Games yaitu Rp 8,4 triliun tetapi setelah iti dana yang digunakan hanya Rp 5,6 triliun. Hal tersebut kata dia bisa menghemat sebanyak Rp 2,8 triliun.

"Hasilnya luar biasa. memang tidak bisa apple to apple kerena ada pemasukan juga kan tadi, ada 800. Kalau kita bicara keuangan negara ya seperti itu efisiensinya," ungkap Erick.

Karena itu dengan suksesnya perhelatan tersebut, Erick meminta izin kepada Filipin untuk persiapan Sea Games 2019. Pasalnya kata dia, Indonesia sedang mempersiapkan beberapa cabang olahraga unggulan.

"Karena tinggal deket juga dan di SG 2019 cabang-cabang unggulan kita bisa dipertandingkan seperti pencak silat dan bultang, yang tadinya tidak masuk," ungkap Erick Thohir.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP