Bertemu Menag, Dubes Arab Saudi akan Beri Kepastian Keberangkatan Haji 2021

Selasa, 12 Januari 2021 09:45 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Bertemu Menag, Dubes Arab Saudi akan Beri Kepastian Keberangkatan Haji 2021 Menag dan Dubes Arab Saudi. ©Dok. Kementerian Agama

Merdeka.com - Duta Besar (Dubes) Arab Saudi Esam Abid Althagafi meminta kepada Indonesia agar bersabar terkait keputusan pelaksanaan haji 2021. Dia pun berjanji akan memberitahu segera kepastian berapa kuota haji yang akan diberangkatkan.

"Setelah pertemuan ini, kami akan segera berkomunikasi dengan Menteri Haji, agar kami dapat segera memberikan informasi kepada Indonesia berapa kepastian jumlah jemaah yang bisa diberangkatkan," kata Althagafi saat bertemu dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan pers, Selasa (12/1).

Sementara itu Yaqut berharap pihak Arab Saudi dapat segera mengumumkan jumlah kuota jemaah haji. Hal tersebut agar Indonesia bisa melakukan persiapan dengan matang.

"Kami akan menaati berbagai ketentuan Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji, agar semua berlangsung dengan aman. Kami senang, karena Pemerintah Arab Saudi memberikan kesempatan jemaah haji Indonesia untuk dapat beribadah ke Baitullah," ujar Althagafi.

Sementara itu diketahui Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta kepada Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas agar proaktif melakukan hubungan dengan Arab Saudi untuk memastikan pelaksanaan haji tahun 2021.

"Jadi itu menteri agama diminta pro aktif melakukan hubungan ke Saudi supaya ada kepastian, biar masyarakat umat sudah dapat kepastian," kata Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi, Jumat (8/1).

Ma'ruf juga meminta kepada Yaqut agar biaya haji diperhitungkan. Dia pun berharap jangan sampai ada banyak subsidi. Sebab nantinya akan mengganggu dana haji tahun yang akan datang. Berharap dengan adanya subsidi tetapi tidak merugikan APBN.

"Bayar Rp35 juta, tetapi ongkos haji pada dasarnya Rp70an juta, hampir setengahnya, jadi ini enggak benar. Berharap supaya ke depan itu karena haji itu kan barang siapa yang kuat (mampu) kalau disubsidi negara ya enggak benar itu," kata Masduki.

Baca Selanjutnya: Bahas Kelanjutan Konferensi Internasional Moderasi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini