Beralasan Masih Menyusui Anak, Zikria Dzatil Minta Penahanan Ditangguhkan

Kamis, 6 Februari 2020 19:50 Reporter : Erwin Yohanes
Beralasan Masih Menyusui Anak, Zikria Dzatil Minta Penahanan Ditangguhkan Penghina Risma ditangkap polisi. ©Istimewa

Merdeka.com - Zikria Dzatil, tersangka penghinaan Wali Kota Surabaya mengajukan upaya pengalihan penahanan dari rutan ke tahanan kota. Ia beralasan, memiliki seorang balita yang masih butuh untuk disusui.

Pengajuan pengalihan penahanan ini disampaikan oleh kuasa hukumnya, Advent Dio Randy. Ia menyatakan, anak ketiga Zikria yang masih berumur 2 tahun memang menjadi alasan utama pihaknya mengajukan permohonan tersebut.

"Anaknya yang berumur 2 tahun masih menyusui pada ibunya. Karena ditahan ini, menjadi beralih ke susu formula," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (6/2).

Ia menambahkan, selain alasan itu, selama ini tersangka juga sangat kooperatif dalam mengikuti proses penyidikan. Sehingga, dengan alasan itu pihaknya berharap permohonannya akan dikabulkan.

"Tersangka selama ini juga cukup kooperatif. Saya berharap permohonannya dapat dikabulkan," tegasnya.

Sebagai penjamin dari upaya pengalihan penahanan ini, suami dari Zikria lah yang akan menjaminnya. Selain itu, pengacaranya juga akan turut menjadi penjamin.

"Penjaminnya suami dan pengacaranya," tambahnya.

1 dari 1 halaman

Keluarga Zikria di Surabaya

Dio mengatakan, sejak awal kasus ini, keluarga Zikria sempat ditampung di rumahnya. Namun, kini mereka sudah ada di rumah kerabatnya.

"Sementara keluarga (Zikria) masih berada di Surabaya, kemarin nginap di tempat saya, sekarang ada kerabat," kata dia.

Kasus ini bermula, saat akun Facebook Zikria Dzatil dilaporkan ke Polrestabes Surabaya pada 21 Januari lalu, dengan dugaan penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Dalam bukti tangkapan layar atau screenshoot, akun tersebut diduga telah sebanyak dua kali mengunggah foto Risma dengan kalimat bernada hinaan.

Polisi pun meringkus seorang ibu rumah tangga bernama Zikria, yang diduga sebagai pemiliki akun tersebut Jumat (31/1) di Kota Bogor, Jawa Barat. Ia pun kini telah resmi ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolrestabes Surabaya. [eko]

Baca juga:
Polisi Belum Terima Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Penghina Risma
Murka Risma Tak Terima Disebut Kodok Hingga Polisikan Pelaku
Gerindra Jatim Nilai Risma Belum Legawa Karena Tak Cabut Laporan Kasus Penghinaan
Risma Terima Surat Permintaan Maaf dari Penghina Dirinya
Meski Memaafkan, Risma Ogah Temui Penghinanya

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini