Bendahara PBNU: Mbah Amien sudah sepuh, bikinlah kritik yang membangun

Minggu, 10 Juni 2018 14:53 Reporter : Ya'cob Billiocta
Amien Rais

Merdeka.com - Sepak terjang Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang getol mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai sorotan. Pasalnya, kritik Amien dinilai tidak membangun dan lebih banyak dilatari kepentingan politik.

Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nasyirul Falah Amru menyampaikan, sebagai orang yang sudah sepuh, Amien dia sarankan lebih banyak beribadah dan melakukan hal positif lain. Menurut pria yang akrab disapa Gus Falah itu, kritik Amien terhadap pemerintah kerap beraroma kebencian dan berpotensi memecah belah.

"Mbah Amien itu sampun sepuh, kalau kritis boleh tapi bikinlah kritik yang membangun, kritik yang tetap adem," kata Gus Falah kepada wartawan, Minggu (10/6).

Gus Falah mengatakan, banyak kritik Amien tak berdasarkan data dan bukan untuk kepentingan rakyat, tapi hanya soal kepentingan politik.

Contoh yang disampaikan Gus Falah adalah saat Amien mengatakan Jokowi berbohong saat memberikan sertifikat tanah di Yogyakarta. Padahal masyarakat sangat gembira menerima sertifikat tanah yang sudah dinantikan sejak lama.

Selain itu, kata Gus Falah, Amien juga dinilainya aneh ketika meminta warga korban gusuran di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, berdoa agar ganti presiden pada 2019. Doa Amien itu dianggap keliru karena seharusnya doa dipanjatkan untuk kebaikan bangsa.

"Berdoa itu kan harusnya yang positif, yang baik-baik," ucap Sekretaris Baitul Muslimin Indonesia tersebut.

"Jadi siapa yang meludahi langit pasti akan kembali terpercik ke muka sendiri. Siapa yang berdoa baik akan kembali baik pada dirinya sebaliknya pun seperti itu," sambung Gus Falah. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini