Belasan korban penipuan Hannien Tour ambil paspor di Polresta Surakarta
Merdeka.com - Belasan korban penipuan dan penggelapan biro umrah dan haji PT Ustamaniyah Hannien Tour mengambil paspor di Mapolresta Surakarta. Pengambilan paspor dilakukan sendiri oleh para korban untuk kepentingan lain.
Wakapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai mengatakan, hari ini pihaknya menyerahkan 19 paspor milik para korban penipuan Hannien Tour. Saat ini, masih ada ratusan paspor yang diamankan di Mapolresta.
"Hari ini ada 19 paspor yang kita serahkan kepada para korban agar bisa digunakan untuk perjalanan lainnya. Masih ada ratusan paspor yang kita sita, nanti akan dikembalikan kepada pemiliknya," ujar Andy.
Andy menerangkan, untuk pengambilan paspor harus dilakukan oleh pemiliknya sendiri, dengan membawa kartu identitas yang masih berlaku. Untuk yang berhalangan, pengambilan harus menunjukkan surat kuasa. Hal tersebut, lanjut Andy, untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan oleh pihak yang tak bertanggungjawab.
"Pengambilan paspor akan dilayani selama jam dan hari kerja. Kita tidak mengenakan biaya alias gratis," tandasnya.
Salah satu korban, Misnari (35) mengatakan, ia perlu mengambil paspor ke Mapolresta Surakarta untuk keperluan ibadah umroh melalui biro lainnya.
"Memang sengaja saya ambil hari ini setelah dapat info. Paspor ini akan saya gunakan untuk berangkat umroh dengan biro lain," terangnya.
Sejumlah korban lainnya, Arifin (48), asal Boyolali dan lainnya rata-rata mengambil paspor untuk keperluan yang sama. Sebagian korban juga ada yang mengambilkan paspor milik kerabatnya.
"Ini saya mengambilkan paspor saudara saya. Dia juga mau berangkat umroh dengan jasa travel lain," jelasnya
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya