Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Begal Motor Modus Jebak Korban Lewat Akun Medsos, 3 Pelaku Ditangkap di Surabaya

Begal Motor Modus Jebak Korban Lewat Akun Medsos, 3 Pelaku Ditangkap di Surabaya Tersangka Begal Motor di Surabaya. ©2019 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Modus baru begal motor melalui akun media sosial diungkap Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Mereka diketahui beroperasi dengan cara berkelompok hingga 7 orang.

Namun petugas baru dapat mengamankan tiga pelaku yakni GS (18), MR (19) YP dan DWR (17). Sedangkan empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.

Modusnya para pelaku ini membuat akun facebook, online shop menjual dagangan berupa pakaian dengan memakai nama akun Devina. Namun akun facebook, online shop ini ternyata palsu. Komplotan begal ini hanya mencari mangsa calon yang hendak dibegalnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, awalnya seorang laki-laki tertipu akun online shop palsu yang menjual jaket di kawasan Tanjung Perak Surabaya dengan mengaku seorang wanita. Karena tertarik hendak membeli salah satu dagangan yakni jaket, korban pun hendak melakukan pembelian. Sampai akhirnya korban dan akun facebook yang mengaku bernama Devina ini mengajak bertemu dengan korban di suatu tempat.

"Setelah ditentukan lokasi pertemuan, pelaku langsung merampas motor korban," ujar Agus, Selasa (19/11).

Perwira melati dua di pundaknya itu menambahkan, korban kemudian melaporkan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, terkait kejadian yang telah dialaminya. Sampai akhirnya saat dilakukan penyelidikan, petugas mengenali ciri-ciri pelaku yang diceritakan korban.

"Dari kejelian penyidik pelaku berhasil dibekuk bersama 2 rekan lainnya. Sedangkan salah satu rekan yang lainnya masih berumur 17 tahun dan diserahkan ke Pemerintah Kota Surabaya untuk dilakukan pembinaan," ujar Agus.

Pelaku Jebak Korban Gunakan Akun Facebook Palsu

Usai dilakukan penangkapan, pelaku mengakui bahwasanya akun Facebook bernama Devina ini adalah akun palsu. Melalui Akun tersebut pelaku mencoba untuk menggaet korban agar mau mengikuti instruksi pelaku untuk jual beli.

"Jadi ini adalah kasus yang sangat terencana dengan matang. Para pelaku membentuk pikiran para korban bahwasanya mereka akan melakukan transasksi jual beli. Padahal mereka dijebak untuk dirampok atau dibegal," Paparnya.

Dari tangan tersangka petugas mengamankan satu unit kendaraan sepeda motor, senjata tajam, ponsel yang dipakai pelaku.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP