Bayi 16 bulan tewas diduga dianiaya ayahnya
Merdeka.com - Warga Jalan Ploso Timur Gang VIA, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Selasa (9/1) malam geger, terjadi penganiayaan terhadap bayi berusia 16 bulan. Korbannya diketahui bernama Gio Rosid Mawardi, diduga dianiaya orangtua kandungnya sendiri, yakni Panji Adi Saputro.
Dari informasi didapat merdeka.com, penganiayaan terhadap korban akrab dipanggil Gio dilakukan orangtua kandungnya itu diketahui sekitar pukul 18.30 WIB. Berawal dari tante korban, Rahma Rusleni, mendatangi rumah korban di Jalan Ploso Timur Gang VI, untuk melihat keponakannya.
Karena, korban ditinggal ibunya Sri Mulyani bekerja, sehingga harus tinggal bersama ayahnya Panji Adi Saputro. Tapi, Rahma Rusleni yang datang melihat rumah korban dengan kondisi terkunci.
Rahma pun mengetuk pintunya, dan dibuka sama Panji Adi Saputro. Setelah itu Rahma pun masuk ke dalam rumah, dan masuk ke kamar melihat keponakannya Gio Rosid Mawardi tergeletak di lantai dengan posisi telungkup, kepala mengeluarkan darah.
Setelah itu tantenya keluar dari rumah teriak minta tolong kepada warga, dan menuju ke Anik Wahyuni saudara Rahma. Memberitahukan, kalau Gio itu mengalami luka.
"Anaknya Gio itu luka di bagian wajah. Seperti dibenturkan, atau dipukul, karena lukanya cukup parah," kata Ketua RT 05, RW 09, Keluarahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Dedi Rahmanto, kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (9/1).
Dari teriakan itu, kata Dedi, Anik Wahyuni saudara Rahma bersama warga langsung berhamburan keluar dari rumahnya, mendatangi tempat tinggal Panji Adi Saputra. Kemudian warga dan tantenya itu membawa korban ke Rumah Sakit Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Tapi, saat berada di rumah sakit, korban sudah tewas. Diduga korban Gio itu tewas di lokasi kejadian. "Dari keterangan dokter, katanya sudah meninggal. Dimungkinkan saat dilokasi," ujar Dedi.
"Untuk orangtuanya, Pak Panji itu sudah ditangkap warga. Sekarang diserahkan ke kantor polisi," katanya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya