Bawaslu Usut Dugaan Penggelembungan Suara Putri eks Wali Kota Makassar

Kamis, 16 Mei 2019 20:35 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Bawaslu Usut Dugaan Penggelembungan Suara Putri eks Wali Kota Makassar Ketua Bawaslu Makassar Nursari. ©2019 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Bawaslu Makassar tengah mengusut kasus dugaan penggelembungan suara sejumlah caleg DPRD maupun DPR RI. Salah satunya, caleg DPR RI dari Partai NasDem, Aura Aulia Imandara yang tak lain putri eks Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto. Dugaan penggelembungan suaranya cukup fantastis, dari 69 suara menjadi 479 suara di Kelurahan Jongayya, Kecamatan Tamalate.

"Selisihnya (suara caleg Aura Aulia Imandara) pergeseran itu lebih 400 suara karena ditambah," kata Ketua Bawaslu Makassar, Nursari yang ditemui di Hotel Grand Asia, tempat pelaksanaan rapat pleno KPU Makassar, Kamis (16/5).

Bukan hanya putri Danny Pomanto saja, tapi ada beberapa caleg lain dari sejumlah partai. Antara lain Partai Nasdem, Perindo, PDIP, Berkarya, Golkar dan PBB untuk caleg tingkat kota. Dugaan penggelembungan suara dari caleg tingkat kota itu dari 8 partai, tingkat provinsi 2 partai dan tingkat DPR RI juga dari 2 partai.

"Tadi malam kita sudah rapat dan disepakati untuk dijadikan temuan soal penggelembungan suara ini. Selanjutnya ke sentra Gakkumdu karena dugaannya adalah pelanggaran terhadap pidana pemilu," kata Nursari. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini