Bawa 796 Butir Ekstasi dan Ratusan Paket Sabu, Faisal Diringkus Polisi

Selasa, 29 Januari 2019 22:05 Reporter : Moh. Kadafi
Bawa 796 Butir Ekstasi dan Ratusan Paket Sabu, Faisal Diringkus Polisi Kurir Narkoba ditangkap Polresta Denpasar. ©2019 Merdeka.com/Moh Kadafi

Merdeka.com - Petugas Kepolisian Polresta Denpasar meringkus seorang kurir narkoba bernama Faisal (21) yang membawa ratusan pil ekstasi dan paket sabu. Tertangkapnya Faisal berawal dari informasi masyarakat, bahwa di Jalan Gunung Talang Denpasar Selatan, kerap sekali ada transaksi narkotika.

Pihak kepolisian melakukan penyelidikan Rabu (23/1) sekitar pukul 14.00 Wita. Tak lama kemudian melihat tersangka dan langsung melakukan penangkapan serta penggeledahan. Polisi menemukan barang bukti berupa 3 paket sabu di kantong celana seberat 2,22 gram, 32 paket sabu di tas selempang seberat 13,8 gram dan 5 paket ekstasi berisi 42 butir.

Polisi melanjutkan penggeledahan di kamar indekos tersangka yang tak jauh dari lokasi penangkapan. Polisi berhasil menemukan barang bukti berupa 74 paket sabu 601,4 gram dan 754 butir ekstasi. Total barang bukti yang diamankan sebanyak 109 paket sabu dengan berat bersih 617,40 gram dan 796 butir pil ekstasi.

Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan menyampaikan, tersangka mengaku barang tersebut disuplai dari seorang narapidana di salah satu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

"Tersangka mengaku mendapatkan barang dari seseorang bernama Dani yang saat ini berada di salah satu lapas yang masih kita lakukan penyelidikan," ucapnya, di Mapolresta Denpasar, Selasa (29/1).

Kapolresta menuturkan, untuk mengelabui polisi, tersangka membungkus sabu-sabu tersebut dengan plastik klip agar dikira permen.

"Untuk mengelabui dibuat seolah-olah permen. Kalau sebelum-sebelumnya kita ungkap cuma ditempel di pohon-pohon dan tidak memakai bungkus Ini. Tersangka ini, menempel dalam sehari bisa 10 kali dan rencananya akan diedarkan di Denpasar dan sekitarnya," ujarnya.

Selain itu, tersangka menjadi kurir dan diberi upah Rp 50.000 sekali transaksi. Tersangka baru empat bulan menjadi kurir. Dia beralasan karena faktor ekonomi.

Tersangka sudah empat kali melakukan transaksi narkoba. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 112 (2) Undang-undang RI, Nomor 35, Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun dan denda Rp 800 juta sampai Rp 8 miliar. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini