Batal Hari Ini, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo Cs Rabu Besok

Senin, 3 Oktober 2022 09:15 Reporter : Rahmat Baihaqi
Batal Hari Ini, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo Cs Rabu Besok Tas Gucci Putri Candrawathi Saat Rekonstruksi jadi Sorotan. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Kadiv Humas Kepolisian Republik Indonesia, Irjen Dedi Prasetyo memastikan pihaknya akan menyerahkan berkas tahap II Ferdy Sambo Cs pada Rabu, 5 Oktober 2022. Semula, pelimpahan tahap II Ferdy Sambo Cs dijadwalkan hari ini.

Adapun tahap II merupakan penyerahan barang bukti serta para tersangka kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan dari penyidik.

"Ya (penyerahan berkas tahap II) Rabu 5 Oktober," ujar Dedi saat dikonfirmasi, Senin (3/10).

Menurut Dedi, keputusan menunda pelimpahan tahap II Ferdy Sambo Cs setelah penyidik yang menangani perkara berkordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Info terakhir dari penyidik berkoordinasi dengan PJU," jelasnya.

Kapolri Listyo Sigit memastikan pelimpahan berkas tahap II berikut barang bukti ke JPU akan ditampilkan ke publik. Menurutnya, hal itu mengikuti prosedur yang berlaku.

"Tentunya penyerahan tersangka dan barang bukti dari kepolisian diantar ke Kejaksaan," kata Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (1/10).

2 dari 3 halaman

Berkas Sambo Cs Lengkap

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan berkas perkara Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuwat Maruf lengkap. Kelimanya merupakan tersangka pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

"Perkara ini, pada hari ini kami nyatakan lengkap untuk (Ferdy Sambo) kasus pembunuhan berencana (Brigadir J)," tutur Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Fadil Zumhana di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (27/9).

Menurut Fadil, berkas perkara seluruh tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J telah memenuhi syarat formil dan materiil.

"Bahwa hubungan koordinasi antara penyidik dan penuntut umum, Kabareskrim dan Jampisum berjalan efektif. Sehingga yang selama ini berkas perkara bolak balik kami tidak ada bolak balik," kata Fadil.

3 dari 3 halaman

Berkas Obstruction of Justice Juga Lengkap

Kejagung juga menyatakan berkas tersangka obstruction of justice kematian Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat Brigadi J lengkap alias P21.

Untuk perkara ini, kepolisian telah menetapkan tujuh tersangka yakni Irjen Ferdy Sambo, AKP Irfan Widyanto, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin. Kemudian Kompol Baiquni Wibowo dan Kompol Chuk Putranto.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Fadil Zumhana mengatakan, Pasal yang disangkakan dalam obstruction of justice yakni menyangkut UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 yaitu Pasal 32 dan 33 juncto Pasal 48 dan 49 UU ITE.

"Karena yang dirusak adalah barang bukti elektronik," tutur Fadil di Kejagung.

Sesuai pengenaan Pasal, sambung Fadil, dalam perkara ini yang terberat secara primer adalah UU ITE dan subsider UU KUHP. Dia mengatakan, sudah terbiasa menangani perkara yang menyangkut menghalangi proses penyidikan hingga merusak barang bukti, sehingga prosesnya dapat segera P21.

"Sehingga berkas perkara juga sudah kami nyatakan lengkap P21," kata Fadil. [tin]

Baca juga:
Kejagung Koordinasi dengan Polri untuk Keamanan JPU Tuntaskan Kasus Ferdy Sambo
Besok, Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Kejaksaan
Survei Indikator: Penahanan Putri Candrawathi Tingkatkan Trust Publik kepada Polri
Tangis Putri Candrawathi Sebelum Masuk Bui, Bicara Soal Titip Anak jadi Sorotan
Komjak Usul 30 JPU Ferdy Sambo Cs Ditempatkan di Rumah Aman, Ini Respons Kejagung
Putri Candrawathi Ditahan, Kapolri Disebut Penuhi Rasa Keadilan Publik
Diserahkan ke Jaksa Pekan Depan, Ferdy Sambo Cs Akan Ditampilkan ke Publik

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini