Baru Kerja Dua Bulan, Guru Kontrak Cabuli Enam Siswi SD

Rabu, 27 November 2019 23:01 Reporter : Afif
Baru Kerja Dua Bulan, Guru Kontrak Cabuli Enam Siswi SD Guru SD Cabul di Banda Aceh. ©2019 Merdeka.com/Afif

Merdeka.com - Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap seorang guru kontrak Sekolah Dasar di Banda Aceh diduga mencabuli siswinya. Pelaku berinisial SB (33) baru dua bulan menjadi guru kontrak dan telah memakan korban enam orang.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto menjelaskan, peristiwa ini terbongkar setelah seorang korban melaporkan dugaan pencabulan itu kepada orang tuanya. Setelah itu orang tua korban melaporkan perbuatan tersebut kepada pihak kepolisian.

"Pelaku baru dua bulan menjadi guru kontrak di SD tersebut dan telah memakan korban sebanyak enam orang dicabulinya," kata Kombes Pol Trisno Riyanto, Rabu (27/11) di Mapolresta Banda Aceh.

Guru kontrak tersebut mengajar mata pelajaran agama. Modus yang dilakukan saat melancarkan aksinya dengan menyuruh menghafal kitab. Aksi tak senonoh itu dilakukan saat jam istirahat, Rabu (20/11). Semua siswa lain sudah keluar, tinggal hanya korban dan tersangka dalam kelas.

Saat itulah tersangka mendekati korban dan diperintahkan untuk menghafal kitab. Lalu tersangka melancarkan aksinya hingga selesai. Setelah itu korban keluar kelas menuju ke toilet dan digendong oleh tersangka.

"Modusnya tersangka minta korban menghafal kitab. Saat itulah dilakukan aksinya. Terungkap setelah korban menceritakan kepada orang tuanya," kata Trisno.

Setelah korban sampai ke toilet, tersangka meminta agar tidak menceritakan kepada siapapun. Termasuk orang tua.

"Tersangka juga bilang kepada korban ‘besok lagi ya’, tersangka juga diiming-iming kasih uang Rp5.000," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Enam Korban

Berdasarkan keterangan yang digali dari tersangka, dalam kurun waktu dua bulan menjadi guru kontrak, sudah enam kali melakukan pencabulan dengan korban berbeda. Korban ada yang masih duduk di kelas 4 dan 6 SD.

"Modusnya sama, hanya ada satu orang yang sudah dua kali menjadi korban," jelasnya.

Tersangka sudah memiliki istri dan dua orang putrinya. Atas perlakuannya itu dia dijerat Pasal 82 ayat 2 dan 3 UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 35 tahun 2014 dan UU RI No 17 tahun 2016 dengan ancaman 5 tahun penjara. [noe]

Baca juga:
Buruh Proyek Taman di Samarinda Hamili Anak Tiri
Modus Main Sunat-sunatan, Pedagang Cabuli 3 Bocah di Cengkareng
Diimingi Keripik, Bocah di Sumsel Jadi Korban Pencabulan
Pemuda di Buleleng Ditangkap usai Mencabuli Bocah di Kamar Mandi Rumah
Ayah di Dumai Tega Cabuli Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dokter RSUD Mojokerto Diduga Cabuli Siswi SMP di Tempat Praktik

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini