Bareskrim pastikan serius usut kasus sembako maut di Monas

Jumat, 4 Mei 2018 10:53 Reporter : Merdeka
Bareskrim pastikan serius usut kasus sembako maut di Monas Komjen Pol Ari Dono. Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto memastikan pihaknya serius menangani kasus kematian dua bocah yang diduga akibat desak-desakan saat pembagian sembako di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu 28 April lalu. Saat ini, polisi tengah menelusuri unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

"Ada suatu peristiwa, ada meninggal orang, kita pasti cari tahu apakah ada peristiwa pidana atau tidak. Kita masih melaksanakan penyelidikan," katanya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Jumat (4/5).

Dia menampik tudingan yang menilai pihaknya tak merespon kasus sembako maut di Monas tersebut. Ari Dono menuturkan, tanpa adanya laporan keluarga korban pun polisi telah melakukan penyelidikan.

"Iya, ada suatu peristiwa yang menonjol, yang menarik, ada kerumunan orang saja yang patut diduga bisa menimbulkan suatu persoalan, polisi pasti hadir di situ. Otomatis," tegasnya.

Hanya saja, Ari Dono menambahkan, polisi yang turun ke lapangan tak selalu menggunakan seragam dinas. Sehingga kinerja polisi tidak diketahui masyarakat secara kasat mata. Begitu juga dalam melakukan penyelidikan.

"Kegiatan-kegiatan kepolisian itu kan tidak selamanya terbuka untuk mencari tahu suatu peristiwa itu," tutupnya.

Sebelumnya, Polri telah menyelidiki kasus kematian dua warga yang tewas dalam acara pembagian sembako di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4) lalu. Dua warga yang berinisial MK (13), AR (11) diduga meninggal lantaran berdesakan mengantre untuk mendapatkan sembako.

Reporter: Nafiysul Qodar

Sumber: liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini