Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banyumas urutan pertama TPS rawan kecurangan se-Jawa Tengah

Banyumas urutan pertama TPS rawan kecurangan se-Jawa Tengah Ilustrasi Pemilu. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - 2.799 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 3.180 TPS di Kabupaten Banyumas, dikategorikan rawan. Berdasarkan data Rekapitulasi Penyusunan TPS Rawan Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Banyumas menduduki peringkat skala 1 dari 35 kabupaten kota.

Kerawanan tersebut diukur dari 15 indikator. Beberapa indikator antara lain terdapat aktor politik uang, praktik pemberian uang, petugas PPS mendukung pasangan calon di wilayah TPS dan lain-lain.

Ketua Panwas Banyumas, Yon Daryono mengatakan dari indikator kerawanan tertinggi dengan persentase 29,96 persentase yakni pemilih disabilitas. Kerawanan yang dimaksud, para penyandang disabilitas potensial dimanfaatkan. Mereka rawan untuk diarahkan mencoblos pasangan calon sesuai instruksi yang mendampingi.

"Kerawanan ini terutama saat pencoblosan lusa (Rabu)," kata Yon pada merdeka.com, Senin (25/7).

Yon juga menyebut, kecenderungan terdapat relawan bayaran paslon juga masuk indikator kerawanan tinggi dengan persentase 4,65 persen. Sedang terkait indikator yang berkaitan politik uang, masuk kerawanan sedang. Salah satu indikatornya semisal terdapat aktor politik uang di wilayah TPS dengan persentase 1,10 persen.

"Untuk mengantisipasi potensi kerawanan ini, praktik politik uang semisal. Kami sudah menjalin komunikasi dengan Polres Banyumas untuk giatkan patroli sejak tanggal 24 kemarin," ujarnya.

Sedang lokasi TPS paling rawan pelanggaran yakni di Kecamatan Kedungbanteng, Cilongok dan Somagede. Tingkat kerawanan ini lebih karena lokasi TPS yang terpelosok atau jauh.

"Kerawanan ini diukur dari sisi sebelum, pada saat, dan setelah pemungutan suara dilakukan," ujarnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP