Banyak Acara Pernikahan dan Ngaben, Kasus Covid-19 di Denpasar Meningkat
Merdeka.com - Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menyampaikan, untuk kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir.
Hal itu, dikarenakan banyaknya kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Kegiatan itu, seperti acara pernikahan dan ngaben atau prosesi kremasi jenazah.
"Trend-nya dalam dua Minggu ini sudah meningkat. Ini, sebelumnya ada kegiatan-kegiatan yang menghasilkan banyak orang itu, upacara-upacara pernikahan dan ngaben. Makanya, kelihatan meningkat dan itu hampir data Indonesia juga meningkat dalam dua Minggu ini," kata Dewa Rai saat dihubungi, Senin (4/1).
Ia juga menyampaikan, untuk kasus Covid-19 di Kota Denpasar selama dua pekan itu rata-rata di atas 30 atau 39 per hari dan ada yang sampai 59 kasus positif Covid-19. Sementara, sebelumnya kasus positif Covid-19 di bawah angka 15 hingga 20 per hari.
"Kalau, hari-hari sebelumnya dua Minggu sebelumnya di bawah 20 atau 15 atau. Sekarang meningkat, waktu ini pun puncaknya 55 ada 59 pernah dalam dua Minggu terakhir ini," jelasnya.
Sementara, untuk kasus Covid-19 setelah Tahun Baru 2021 apakah sudah ada peningkatan, pihaknya menyatakan bahwa hal tersebut masih belum diketahui. "Belum, kita lihat dalam seminggu, dua minggu ini baru akan kelihatan," ujar Dewa Rai.
Sementara untuk data kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar, pada Minggu (3/1) kemarin, secara kumulatif kasus positif tercatat 4.856 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 4.444 orang atau 91,52 persen, meninggal dunia sebanyak 108 orang atau 2,23 persen dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 304 orang atau 6,25 persen.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya