Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banjir dua kecamatan di Mamuju, satu polisi luka parah saat tolong warga

Banjir dua kecamatan di Mamuju, satu polisi luka parah saat tolong warga ilustrasi Banjir. ©2018 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat sejak Rabu malam, (21/3) hingga Kamis dini hari, (22/3) mengakibatkan dua kecamatan terendam yakni Kecamatan Simboro dan Kecamatan Mamuju. Diperparah oleh sungai yang meluap sehingga ketinggian air mencapai 1,5 meter. Hingga Kamis petang, polisi belum menerima laporan adanya korban akibat bencana ini.

"Belum ada laporan mengenai korban meninggal dunia, tapi ada satu anggota kita yang luka parah saat berdinas. Namanya Aipda Nurman, anggota Satlantas Polres Mamuju," kata Brigjen Polisi Baharuddin Jafar, Kapolda Sulawesi Barat kepada wartawan, Kamis, (22/3).

Aipda Nurman, kata Kapolda Sulbar, terluka karena kepalanya terbentur tembok saat berikan pertolongan kepada warga yang rumahnya terendam air. Sudah dirujuk ke Makassar.

Sementara Ramli Madjid, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Provinsi Sulbar yang juga dikonfirmasi mengatakan, karena hujan lebat itu juga membuat sungai yang melintasi Kecamatan Simboro dan Kecamatan Mamuju meluap. Airnya meluber ke daratan sehingga rendaman air kian parah.

"Tidak ada warga yang meninggal dunia tapi ribuan rumah yang terendam pada puncak banjir pagi tadi mulai pukul 06.00 wita hingga pukul 08.00 wita. Warga mengungsi tapi tidak semuanya. Sore ini sudah ada yang pulang karena air benar-benar sudah surut. Hanya saja masih ada sekitar 100 KK yang belum kembali ke rumah karena rumah mereka benar-benar kotor setelah terendam," kata Ramli Madjid.

Adapun soal nilai kerugian yang ditanggung warga, kata Ramli Madjid, pihaknya belum tahu pasti karena masih proses pendataan.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP