Banjir Bandang Rendam Puluhan Hektare Sawah di Musi Rawas & OKU Selatan
Merdeka.com - Selain merusak puluhan rumah di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, banjir bandang juga menggenangi puluhan hektare sawah dan rumah warga Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dan Musi Rawas (Mura).
Banjir bandang di dua kabupaten itu terjadi dalam waktu bersamaan saat terjadi hujan deras di bagian hulu sungai, Rabu (20/5). Di OKU Selatan, belasan rumah, rumah sekolah dan 20 hektar sawah di Desa Mehanggin, Kecamatan Muara Dua, tergenang dan rusak.
Kedalaman air di desa itu mencapai dua meter karena luapan Sungai Kisau dan mengisolir warga setempat karena banjir menggenangi akses jalan.
Sementara banjir bandang di Kabupaten Mura membuat dua kecamatan, yakni Karang Dapo dan Rawas Ilir tergenang dengan kedalaman air satu meter. Saat ini petugas masih melakukan pendataan terkait kerusakan rumah, fasilitas umum, dan korban terdampak.
Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumsel Ansori mengungkapkan, hari ini banjir bandang melanda tiga daerah, yakni Lubuklinggau, OKU Selatan, dan Mura. Banjir itu terjadi karena hujan deras di bagian hilir sehingga membuat air mengarah ke sungai di hilirnya dan masuk ke permukiman.
"Saya baru terima laporan ada dua daerah lain yang terkena banjir bandang, yakni OKU Selatan dan Mura. Sejauh ini baru terdata puluhan rumah dan puluhan hektar sawah rusak di OKU Selatan," ungkap Ansori, Rabu (20/5).
Menurut dia, warga terdampak saat ini membutuhkan logistik, pangan, dan obat-obatan. Hanya saja, petugas masih kesulitan masuk ke lokasi banjir karena akses jalan tak bisa dilalui.
"Secepatnya kami upayakan bisa menembus ke desa-desa yang banjir karena bantuan sangat dibutuhkan para korban," kata dia.
Ansori menambahkan, petugas dan masyarakat masih berjaga-jaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan. Sebab, hujan deras diprediksi masih terjadi dalam beberapa hari ke depan.
"Yang ditakutkan banjir bandang datang dengan cukup deras dan secara tiba-tiba karena menyulitkan warga menyelamatkan diri. Petugas akan tetap berada di titik-titik yang rawan agar bisa menginformasikan jika terjadi banjir susulan," pungkasnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya