Bandar Sabu Berpistol di Tuban Diringkus Polisi

Jumat, 13 September 2019 21:35 Reporter : Erwin Yohanes
Bandar Sabu Berpistol di Tuban Diringkus Polisi Bandar Sabu Berpistol di Tuban Diringkus Polisi. ©2019 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Seorang bandar sabu diringkus anggota Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban. Pelaku selalu membekali diri dengan dua pistol berpeluru gotri untuk memperlancar transaksi bisnis terlarang tersebut.

Bandar itu diketahui bernama Utomo (32), warga Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Tuban. Dia diringkus di rumahnya dan diamankan sisa penjualan sebanyak 4 poket sabu dengan berat 0,85 gram, 0,08 gram, 0,84 gram, dan 0,88 gram.

"Dari tersangka U (Utomo) total sabu yang kita amankan ada 4 poket, dan dia sebagai bandar," kata Kepala BNNK Tuban AKBP I Made Arjana, Jumat (13/9).

Menurutnya, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat terkait adanya peredaran sabu di wilayah Tuban. Kemudian, anggota melakukan proses penyelidikan dengan target operasi (TO) yang telah ditentukan.

"Hasil informasi awal, kita mendapatkan dua identitas seorang laki-laki," ujar AKBP I Made panggilan akrab Kepala BNNK Tuban.

Setelah itu, petugas mengetahui dua laki-laki berboncengan mengendarai motor Honda CRF 150 melintas di Jalan Raya Glondong-Kerek. Kemudian, petugas membuntuti dua pelaku hingga masuk di Jalan Raya Tambakboyo, Tuban. Setelah diintai, mereka berhenti di sebuah warung kopi di depan pom bensin jalur Pantura Kecamatan Tambakboyo, Tuban.

"Dua pelaku diamankan petugas di warung kopi," ujar dia.

Dua pelaku yang diamankan itu bernama Pandi dan Rohman. Keduanya merupakan warga Kecamatan Kerek, Tuban. Dari kedua pelaku itu diamankan barang bukti dua poket sabu dengan berat 0,54 gram dan 0,09 gram.

"Sebelum transaksi, kedua pelaku sempat memakai sabu," kata dia.

Hasil penangkapan itu, kasus tersebut dikembangkan lebih lanjut oleh petugas BNNK Tuban. Hingga akhirnya mengarah ke Utomo yang merupakan bandar sabu, dan berhasil diringkus tanpa perlawanan.

"Bandar sabu diamankan di rumahnya, berada di Wolutengah, Kecamatan Kerek," ungkapnya.

Hasil penggeledahan di rumah bandar diamankan barang bukti 4 poket sabu, uang tunai Rp 1.761.000 hasil penjualan obat terlarang. Serta anggota juga mengamankan dua pistol shot gun dengan amunisi gotri, bukti transaksi dari rekening bank senilai lebih Rp 10 juta, dan lainnya.

"Pengakuan pelaku, dua pistol itu digunakan untuk jaga diri," tukasnya.

Sebelum ditangkap, bandar itu juga memakai sabu di rumahnya. Terbukti hasil tes urine pelaku diketahui positif sebagai pemakai. "Tersangka (bandar) juga pemakai dan pengedar sabu," pungkasnya. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba
  2. Tuban
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini