Bak Senjata Makan Tuan, Perakit Senpi Tertembak Pelurunya Sendiri
Merdeka.com - Sial sekali Ade Raihan Muslim (29). Usai pesta miras, kakinya malah tertembak peluru dari senjata api rakitannya sendiri.
Peristiwa itu terjadi pada 31 Desember lalu. "Ternyata korban tertembak oleh senjatanya sendiri, saat itu, korban bersama rekan-rekannya usai pesta miras. Dia tidak sadarkan diri, dan bangun sudah di RS," kata Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, Senin (7/1).
Berawal dari kejadian itu pula, polisi akhirnya mengendus bisnis senjata api rakitan yang selama ini dikelola Ade. Sebelumnya, kepolisian mendapat telepon dari RS Sari Asih Ciledug.
Setelah ditelusuri oleh petugas piket, polisi mendapati kejanggalan dari hasil olah TKP. Terungkap bahwa senjata api yang melukai Ade jenis dor clock.
"Dia merakit senjatanya sendiri, dengan belajar dari internet," katanya.
Ade juga mampu merakit peluru sendiri. Bahan bakunya dia dapatkan dari lapak jual beli online.
"Kalau biasanya kami dapati hanya senpi rakitan, pelaku ini juga menciptakan sendiri pelurunya. Sementara ini pelaku mengakui membuat senpi untuk gagah-gagahan dan jaga diri," kata dia.
Ade mengaku iseng membuat senpi di rumah indekosnya. Senjata tersebut, dibuatnya secara otodidak dengan melihat tutorial dari internet.
"Belajar sendiri dari internet. Bukan buat jualan. Cuma iseng saja, buat jaga diri," kata dia.
Akibat perbuatannya, pria tamatan SMA ini diancam dengan Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya