Bagi-bagi uang lebaran kepada anak-anak, ini hukumnya

Rabu, 21 Juni 2017 16:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Bagi-bagi uang lebaran kepada anak-anak, ini hukumnya Sudirman Said santuni anak yatim di Tambora. ©2017 Merdeka.com/nur habibie

Merdeka.com - Idul Fitri ialah hari yang paling dinanti oleh seluruh umat muslim. Di mana setelah satu bulan puasa dapat merayakan hari kemenangan. Hari raya Idul Fitri atau lebaran waktu berkumpul dengan keluarga besar. Saling maaf memaafkan dan bergembira bersama.

Tradisi makan ketupat dan opor juga yang paling khas. Kendati pada bulan biasa bisa masak menu itu tapi pada lebaran lebih khas. Selain makan ketupat opor ada juga tradisi lain yang tak kalah ditunggu dan menyenangkan, khususnya untuk anak-anak. Itu adalah tradisi bagi-bagi uang lebaran atau disebut THR.

Tradisi ini seolah tidak pernah luput pada suasana lebaran. Namun bagaimana hukum dalam Islam bagi-bagi uang lebaran?

Ustaz Syamsul Arifin Nababan, pendiri pondok pesantren mualaf An Nabba Center mengatakan memberikan uang lebaran kepada anak-anak atau sanak saudara boleh. "Boleh saja namanya kasih hadiah atau sedekah," kata Ustaz Nababan kepada merdeka.com.

Yang perlu dicatat tujuan memberikan uang lebaran bukan untuk riya melainkan tulus sedekah. Dalam Islam hal ini tidak wajib, namun hanya tradisi khususnya di Indonesia. "Itu tidak harus cuma tradisi," ujarnya. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini