Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banyak Pertanyaan Kapan Nikah saat Lebaran, Ternyata Ini Hukumnya Menikah dengan Sepupu

Banyak Pertanyaan Kapan Nikah saat Lebaran, Ternyata Ini Hukumnya Menikah dengan Sepupu

Banyak Pertanyaan Kapan Nikah saat Lebaran, Ternyata Ini Hukumnya Menikah dengan Sepupu

Menikah dengan sepupu seringkali menjadi topik yang menarik perhatian, terutama dalam konteks hukum Islam. Apalagi hari-hari jelang Lebaran seperti ini, pertanyaan tentang hukum menikah dengan sepupu, seringkali muncul dan membutuhkan pemahaman yang lebih jelas.

Mendekati Lebaran, banyak anak muda yang mulai gelisah dengan berbagai macam pertanyaan yang mungkin akan dilontarkan oleh saudara seperti bude, pakde, dan yang lainnya saat bertemu di pertemuan keluarga nanti.

Pertanyaan-pertanyaan seperti "kapan lulus", "kapan nikah", "kapan punya anak", "kapan kerja", atau bahkan sampai "kapan nambah anak lagi" sering kali menjadi sorotan utama.

Banyak Pertanyaan Kapan Nikah saat Lebaran, Ternyata Ini Hukumnya Menikah dengan Sepupu

Nah, bagi kamu yang bingung dan galau cari pacar, serta risau dengan pertanyaan keluarga tentang "kapan nikah?, ternyata tak perlu jauh-jauh mencari pasangan, bisa jadi sepupumu adalah jodoh yang dipilihkan Tuhan untukmu.

Hukum Menikah dengan Sepupu dalam Islam<br>

Hukum Menikah dengan Sepupu dalam Islam

Menurut Dr. Muzammil H. Siddiqi, mantan Presiden Islamic Society of North America, pernikahan antara sepupu pertama diperbolehkan dalam Islam.

Siddiqi mengutip surat an-Nisa’ (4:22-24) yang menyatakan bahwa pernikahan dengan wanita-wanita tertentu diperbolehkan oleh Allah. 

Bahkan, dalam surat al-Ahzab (33:50), Allah memberi izin kepada Nabi untuk menikahi putri-putri paman dan bibi dari pihak ayah atau ibu. Ini menegaskan bahwa pernikahan sepupu telah ada dalam praktik umat Islam sejak zaman Nabi.

Bukti yang paling menonjol dari fakta ini adalah bahwa Rasulullah SAW menikahkan putrinya Fatimah dengan Ali RA dan dia adalah putra dari paman ayahnya, serta pernikahan tersebut.

Hal itu disebutkan pula pada Surah An-Nisa dan Al-Ahzab yang memiliki arti sebagai berikut.

Bukti yang paling menonjol dari fakta ini adalah bahwa Rasulullah SAW menikahkan putrinya Fatimah dengan Ali RA dan dia adalah putra dari paman ayahnya, serta pernikahan tersebut.

"Diharamkan atas kamu (menikahi) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan, ibu-ibumu yang menyusui kamu, saudara perempuan sepersusuan, ibu-ibu istrimu (mertua), anak-anak istrimu yang dalam pemeliharaanmu dari istri yang kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kau ceraikan), maka tidak berdosa kamu menikahinya, (diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu), dan menghimpunkan (dalam pernikahan) dua perempuan bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS -Nisa': 23)

"Wahai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu istri-istrimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu, dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang kami wajibkan kepada mereka tentang istri-istri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Dalam ajaran Islam, perkawinan merupakan salah satu hal yang diatur dengan ketat, dengan memperhatikan berbagai faktor termasuk hubungan keluarga.

Dalam ajaran Islam, perkawinan merupakan salah satu hal yang diatur dengan ketat, dengan memperhatikan berbagai faktor termasuk hubungan keluarga.

Tidak hanya dalam Islam, menikahi sepupu juga diperbolehkan dalam banyak agama dan budaya lain. 

Bahkan, di Amerika Serikat, sebagian besar negara bagian mengizinkan pernikahan antara sepupu pertama.

Tidak hanya dalam Islam, menikahi sepupu juga diperbolehkan dalam banyak agama dan budaya lain. 

Namun, penting untuk melakukan tes darah sebelum menikah, terutama jika ada kecurigaan tentang penyakit keturunan atau masalah kesehatan lainnya. Meskipun risiko kesehatan dalam pernikahan ini jarang terjadi, tindakan pencegahan tetaplah penting.

Banyak Pertanyaan Kapan Nikah saat Lebaran, Ternyata Ini Hukumnya Menikah dengan Sepupu

Sheikh M. S. Al-Munajjid, seorang pengajar dan penulis Muslim terkemuka asal Arab Saudi, juga mengeluarkan fatwa tentang hukum menikah dengan sepupu.

Menurutnya, Islam mengizinkan pernikahan antara sepupu pertama, tetapi lebih baik memilih pasangan hidup dari luar keluarga sendiri.

Al-Munajjid menekankan pentingnya memperluas lingkaran ikatan sosial dan menekan bahwa Islam menganjurkan penyatuan hubungan sosial melalui pernikahan antara keluarga yang benar-benar tidak ada hubungannya.

Dalam Islam, menikahi sepupu pertama diperbolehkan, tetapi lebih baik memilih pasangan dari luar keluarga untuk memperluas ikatan sosial. 

Namun, keputusan akhir tetap ada pada individu, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti agama, budaya, dan kesehatan. 

Semoga artikel ini membantu Anda memahami lebih jelas tentang hukum menikah dengan sepupu dalam Islam dan bagaimana memutuskan langkah yang tepat dalam perjalanan hidup Anda.

Semoga artikel ini membantu Anda memahami lebih jelas tentang hukum menikah dengan sepupu dalam Islam dan bagaimana memutuskan langkah yang tepat dalam perjalanan hidup Anda.

Hati-hati, Tanya 'Kapan Nikah' saat Lebaran Ternyata Bisa Dipidana, Begini Penjelasannya
Hati-hati, Tanya 'Kapan Nikah' saat Lebaran Ternyata Bisa Dipidana, Begini Penjelasannya

Ternyata, pertanyaan kapan nikah yang menjurus ke penghinaan ringan bisa dipidana.

Baca Selengkapnya
70 Ucapan Selamat Menikah dalam Islam yang Berkesan dan Penuh Doa Baik
70 Ucapan Selamat Menikah dalam Islam yang Berkesan dan Penuh Doa Baik

Merdeka.com merangkum informasi tentang ucapan selamat menikah dalam Islam yang berkesan dan penuh doa baik.

Baca Selengkapnya
Keistimewaan Menikah di Bulan Syawal, Umat Islam Wajib Tahu
Keistimewaan Menikah di Bulan Syawal, Umat Islam Wajib Tahu

Menikah di bulan Syawal dalam Islam memiliki beberapa keistimewaan yang dianggap penting bagi umat Muslim.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ini Alasan Mengapa Seseorang Jadi Tambah Gendut Setelah Menikah dan Cara Mengatasinya
Ini Alasan Mengapa Seseorang Jadi Tambah Gendut Setelah Menikah dan Cara Mengatasinya

Salah satu hal yang biasanya paling menonjol tampak setelah pernikahan adalah perut yang kian membuncit.

Baca Selengkapnya
Pasangan Muda Ini Pilih Nikah Sederhana di KUA, Ungkap Biaya Murah hingga Penuh Kehangatan Keluarga
Pasangan Muda Ini Pilih Nikah Sederhana di KUA, Ungkap Biaya Murah hingga Penuh Kehangatan Keluarga

Wanita ini membeberkan murahnya biaya saat dirinya menikah di KUA.

Baca Selengkapnya
Dikabarkan Akan Segera Menikah, Ini Sosok Adiba Khanza Putri Umi Pipik dan Mendiang Uje
Dikabarkan Akan Segera Menikah, Ini Sosok Adiba Khanza Putri Umi Pipik dan Mendiang Uje

Adiba Khanza dikabarkan akan segera menikah dengan pesepakbola Egy Maulana. Sosok Adiba pun curi perhatian.

Baca Selengkapnya
Kewajiban Ayah Terhadap Anak Hasil Zina, Pahami Hukumnya
Kewajiban Ayah Terhadap Anak Hasil Zina, Pahami Hukumnya

Kewajiban ayah terhadap anak hasil zina dapat dipahami dalam beberapa hukum.

Baca Selengkapnya
Wacana KUA Tempat Nikah Semua Agama, Menag: Kita Ingin Beri Kemudahan Semua Warga Negara
Wacana KUA Tempat Nikah Semua Agama, Menag: Kita Ingin Beri Kemudahan Semua Warga Negara

"Kita ingin memberikan kemudahan. Masak enggak boleh memberikan kemudahan kepada semua warga negara?" kata Yaqut

Baca Selengkapnya
Wanita Ini Menikah dengan Mantan Kekasih setelah 19 Tahun Berlalu, Kisah Cintanya Curi Perhatian
Wanita Ini Menikah dengan Mantan Kekasih setelah 19 Tahun Berlalu, Kisah Cintanya Curi Perhatian

Wanita ini menikah dengan mantan kekasihnya di zaman dulu. Putus di tahun 1999 dan menikah di tahun 2018.

Baca Selengkapnya