Bacok dan sekap korban, perampok toko HP di Bekasi usai dikepung polisi
Merdeka.com - Dua dari lima pelaku perampokan dibekuk aparat Polsek Bantargebang, Kota Bekasi setelah dikepung di lokasi perampokan di sebuah gerai telepon selular di Jalan Raya Bantargebang, Kecamatan Bantargebang. Ironisnya, dua pelaku ini masih di bawah umur yaitu MIP (15) dan JIP (17).
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengatakan, lima orang tersangka masuk ke dalam gerai ponsel milik Tomi pada Jumat (28/9) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka masuk ke dalam dengan cara menjebol atap.
"Di dalam ada yang jaga, sehingga si penjaga toko ini dibacok lalu disekap di dalam," kata Indarto, Sabtu (29/9).
Ia mengatakan, perampokan itu diketahui oleh pemilik toko yang memantau CCTV dari telepon genggam di rumahnya. Karena itu, Tomi segera menghubungi penjaga toko bahwa di bagian belakang sedang dibobol oleh kawanan perampok.
"Penjaga toko ini segera menghubungi polisi, anggota dengan cepat merespon," kata dia.
Sampai di sana, para tersangka baru saja keluar dari toko. Sedangkan, penjaga toko ditemukan dalam kondisi disekap dengan luka bacok di tangan.
"Anggota menyisir lokasi, dan menemukan dua tersangka bersembunyi di dalam toko material. Ketika diberikan tembakan peringatan, satu orang jatuh dari atap," ujar dia.
Polisi kini masih memburu tiga pelaku lain yang sudah dikantongi identitasnya. Dari kasus ini, polisi menyita 12 uniy telelepon selular, dua televisi, dua senjata tajam, dan tas ransel.
Akibat perbuatannya, tersangka kini mendekam di sel tahanan Polsek Bantargebang. Mereka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang perampokan. Ancamannya hukuman penjara sembilan tahun.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya