Axel jadi tersangka, Jeremy Thomas batal pergi ke Singapura
Merdeka.com - Axel Matthew putra sulung dari artis senior Jeremy Thomas resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bandara Soekarno Hatta dalam keterlibatan narkoba. Dengan adanya hal tersebut, Jeremy langsung membatalkan kepergiannya ke Singapura.
"Sebenarnya begini, kita tuh ingin rest (istirahat) supaya ketegangan-ketegangan ini Axel nya itu lebih rilek. Tapi ya kalau misalkan memang Axelnya sendiri sudah dicekal belum bisa ya, saya pun akan mengatakan kepada petugas imigrasinya ya sudah, mari kita bicara, kita lihat esensinya apa, kita patuhi ya," kata Jeremy di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (18/7).
Alasan Jeremy pergi ke negeri Singa, karena ingin melakukan sebuah pengobatan di sana. Agar Axel lebih tenang setelah statusnya berganti menjadi tersangka.
"Jadi saya putuskan ya sudah lah, saya putuskan kita dua hari di sana, mungkin Axel nya bisa dapat kolesterol matic treatment kita lebih tenang," ujarnya.
Lebih lanjut, dibatalkannya rencana ke Singapura juga ingin mematuhi peraturan hukum setelah anaknya terlibat narkoba.
"Karena menurut saya, hanya dengan jalan mematuhi dan kooperatif, ini bisa selesai itu," tandasnya.
Diketahui, Axel Mathew telah ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian. Anak dari Jeremy Thomas itu diduga terlibat dalam jual beli sabu sebanyak satu strip, yang dipesannya melalui teman tersangka di Malaysia.
Tadi pagi, Axel hendak pergi ke Singapura dengan alasan berobat. Namun saat gagal naik pesawat karena polisi sudah mengirim surat pencegahan.
Jadi tadi yang bersangkutan sudah di bandara mau naik pesawat ke Singapura, namun digiring kembali oleh petugas imigrasi. Karena ada pencekalan dari pihak kepolisian," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/7).
Argo menegaskan dengan ditetapkannya sebagai tersangka maka polisi mengeluarkan surat pencegahan sejak kemarin. Kepergian Axel ke luar negeri pun bisa dicegah.
Alasan Axel ke Singapura, kata Argo, ingin melakukan pengobatan usai bergumul dengan polisi saat hendak ditangkap. Namun, polisi tak mengizinkan dia ke luar negeri. Jika Axel sakit, maka akan dirujuk ke Rumah Sakit RS Polri Kramat Jati,Jakarta Timur.
"Karena dia sakit, kemudian akan kita rawat di Rumah Sakit Pondok Indah. Keluarganya di sana, mengharapkannya di sana, tapi nanti akan kita kirim, kita rawat rumah sakit Kramat Jati," kata Argo.
"Jadi karena dia tersangka, nanti misalnya dia sakit bisa kita bantarkan. Kita bantarkan, artinya bahwa dia tetap statusnya tahanan polri. Setelah dibantarkan tidak dihitung dia penahanannya. Setelah Dinyatakan sembuh oleh dokter, kemudian dimasukkan ke sel, baru dihitung kembali penahanannya," pungkasnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya