Arus Banjir di Pamekasan Semakin Deras, Warga Mulai Dievakuasi

Minggu, 14 April 2019 02:31 Reporter : Ya'cob Billiocta
Arus Banjir di Pamekasan Semakin Deras, Warga Mulai Dievakuasi Ilustrasi banjir. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan Polri mulai mengevakuasi korban banjir di kawasan Kota Pamekasan, Sabtu (13/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Evakuasi dilakukan pada korban banjir terparah di Jalan Sinhaji, Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan.

Di kawasan ini genangan banjir di dekat aliran sungai mencapai leher orang dewasa. Petugas mengutamakan evakuasi kepada orang tua, anak-anak dan ibu hamil ke tempat yang lebih aman.

"Ketinggian banjir di sana seleher saya ini. Makanya semua warga kita evakuasi ke sini," kata Budi warga Jalan Sinhaji di lokasi banjir.

Banjir kiriman dari Kecamatan Palengaan, Pamekasan ini mulai memasuki Kota Pamekasan sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat itu, genangan banjir di sekitar Jalan Sinhaji Pamekasan masih sekitar 10 cm. Namun satu jam kemudian, tiba-tiba banjir kiriman datang dan memasuki rumah-rumah warga.

Hingga sekitar pukul 22.10 ,WIB belum ada tanda-tanda banjir akan surut, bahkan arus banjir cenderung semakin deras.

Sementara, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, petugas PLN kini terpaksa memadamkan aliran listrik di sekitar lokasi banjir. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Banjir
  2. Musim Hujan
  3. Pamekasan
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini