Antisipasi Penyebaran Corona, Seluruh Sekolah di Jateng Diliburkan 2 Minggu

Sabtu, 14 Maret 2020 23:57 Reporter : Ya'cob Billiocta
Antisipasi Penyebaran Corona, Seluruh Sekolah di Jateng Diliburkan 2 Minggu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Saat Jumpa Pers di Rumah Dinas Puri Gedeh. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meliburkan kegiatan belajar mengajar seluruh sekolah di Jateng selama dua minggu, guna mengantisipasi penyebaran virus corona jenis baru (Covid-19).

"Terhitung Senin (16/3) lusa semua aktivitas belajar mengajar di Jawa Tengah diliburkan," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai menggelar rapat terbatas bersama Forkopimda dan seluruh organisasi perangkat daerah lingkungan Pemprov Jateng di Semarang, Sabtu (14/3).

Keputusan tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan mulai dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA sederajat selama dua minggu.

Kendati demikian, Ganjar menyampaikan pemberian masa libur tersebut bisa saja berubah berdasarkan pada perkembangan situasi di lapangan.

"Yang tidak ujian semua libur selama dua minggu diganti secara online. Sementara ujian di luar Solo Raya tetap berjalan, cuma saya akan tetap mengikuti terus perkembangan terhadap pasien (suspect Corona) yang masih dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Hal tersebut berarti, jika nanti dalam proses pelacakan penyebaran Covid-19 ini ada temuan baru, maka bukan tidak mungkin sekolah akan diliburkan secara dinamis, termasuk keputusan meliburkan kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi.

"(Kegiatan belajar mengajar) perguruan tinggi belum (diliburkan), beberapa rektor sudah berkomunikasi dengan kami, Senin akan kita bicarakan," katanya.

Ganjar menyebutkan untuk mengganti kegiatan pembelajaran, selain menyiapkan skenario pembelajaran secara daring, pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak.

"Kami lagi bicara juga dengan (bimbingan belajar) Ruang Guru, kontak saya untuk kita coba memindahkan cara belajarnya, apakah peralatan itu bisa kita berikan dengan cara 'online'. Ini akan kita jajaki secara paralel," ujarnya.

Selain kegiatan belajar mengajar, Ganjar mengatakan beberapa kegiatan yang melibatkan orang dalam jumlah besar juga dibatalkan seperti Car Free Day, Jateng bershalawat, kemah, study tour sampai kegiatan Pekan Olahraga Daerah. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini