Antisipasi kemacetan malam takbiran di Medan, pemberangkatan KA direkayasa

Kamis, 14 Juni 2018 20:33 Reporter : Yan Muhardiansyah
kereta. merdeka.com

Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumut melakukan rekayasa pola operasi pemberangkatan KA u50 Sribilah Utama. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan yang diprediksi bakal terjadi di sekitar Stasiun Besar Medan, pada malam takbiran, Kamis (14/6).

"Kemacetan mungkin terjadi akibat pengalihan arus lalu lintas menuju stasiun Medan dikarenakan adanya kegiatan takbiran malam hari Raya Idul Fitri 1439 H di Lapangan Merdeka yang bisa berimbas pada terhambatnya perjalanan calon penumpang KA yang akan naik KA dari Stasiun Medan," kata Humas PTKAI Divre 1 Sumut, Sapto Hartoyo.

Rekayasa pola operasi yang dilakukan yakni KA u50 Sribilah Utama yang berangkat dari Stasiun Medan pada jam 22.35 Wib pada Kamis (14/6), akan berhenti luar biasa (BLB) atau berhenti untuk proses naik penumpang KA di Stasiun Bandar Khalifah dan Stasiun Araskabu.

"Jadi bagi penumpang KA u50 Sribilah Utama yang kesulitan menuju Medan bisa mencari alternatif dengan naik KA dari Stasiun Bandar Khalifah ataupun di Stasiun Araskabu," ungkap Sapto.

Biasanya, KA keberangkatan Stasiun Medan tidak berhenti di Stasiun Bandar Khalifah dan Stasiun Araskabu. Namun khusus malam ini, KA akan berhenti di Stasiun Bandar Khalifah dan Stasiun Araskabu, demi memudahkan pelayanan penumpang.

PT KAI mengimbau para penumpang untuk mengantisipasi dan memperkirakan waktu keberangkatan KA-nya, sehingga tidak tertinggal. Calo penumpang juga diingatkan untuk memastikan nama yang tertera pada tiket atau kode booking sesuai dengan nama yang tertera pada kartu identitas.

"KA Sribilah Utama tetap akan berangkat dari Medan sesuai jadwal," tegas Sapto. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Mudik 2018
  2. Lebaran 2018
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini