Antisipasi kebakaran, Pemkot Solo tambah armada dan 2 pos pemadam
Merdeka.com - Mengantisipasi terjadinya kebakaran, Pemerintah Kota Solo akan menambah armada dan pos pemadam kebakaran. Penambahan pos tersebut difokuskan untuk wilayah Solo bagian barat.
Kota Solo saat ini mempunyai 3 pos pemadam di wilayah tengah dan timur, yakni di Pedaringan, Gading dan Kota Barat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo, Gatot Sutanto mengatakan pihaknya berencana menambah dua pos pemadam untuk wilayah Purwosari, Kecamatan Laweyan dan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari.
"Pos pemadam di Purwosari nantinya untuk menjangkau wilayah Pajang, Laweyan dan sekitarnya. Yang di Banyuanyar, Banjarsari untuk menjangkau wilayah Sumber, Kadipiro, Banyuanyar dan sekitarnya," ujar Gatot kepada wartawan, Rabu (23/11).
Kendati demikian, Gatot mengaku masih kesulitan mencari lahan untuk lokasi pos pemadam kebakaran tersebut. Penambahan pos pemadam kebakaran sangat diperlukan agar saat terjadi kebakaran penanganan akan semakin cepat.
"Seharusnya, jarak waktu tempuh hingga sampai lokasi maksimal selama 15 menit. Jadi memang sebenarnya butuh menambah pos pemadam di Solo untuk optimalisasi bagian utara dan barat," katanya.
Gatot menambahkan pemadam kebakaran Kota Solo tidak hanya melayani masyarakat di Kota Bengawan saja. Namun beberapa kabupaten di sekitarnya, seperti Karanganyar dan Sukoharjo yang berbatasan dengan Kota Solo.
Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Solo, Singkirno mengemukakan selain pos pemadam kebakaran baru, juga akan menambah 4 unit mobil operasional pemadam kebakaran.
"Ada penambahan 4 armada pemadam kebakaran. Penambahan ini penting untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," tandasnya.
Saat ini, lanjut dia, jumlah mobil pemadam kebakaran yang dimiliki Pemkot ada 13 unit. Dari 13 unit mobil pemadam kebakaran itu, tujuh mobil sudah berusia tua. Paling tua mobil pemadam berusia 55 tahun. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya