Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggota TNI di Mamuju dibunuh usai cekcok di tempat karaoke

Anggota TNI di Mamuju dibunuh usai cekcok di tempat karaoke Ilustrasi Narapidana. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi meringkus Ar (24), pelaku pembunuh Praka Suratman, anggota TNI dari Korem 142/Tatag di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (15/11) pukul 02.20 WITA. Sementara dua pelaku lainnya kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Adapun Praka Suratman yang bertugas sebagai sopir Kepala Staf Korem (Kasrem) 142/Tatag, Letkol Priyono tewas akibat luka tusuk badik berkali-kali di beberapa bagian tubuhnya. Korban ditusuk dari belakang oleh pelaku sehingga tusukan badik mengenai pinggang, lengan dan punggung.

"Korban anggota TNI ini datang bersama teman-temannya ke tempat karaoke itu. Diantaranya ada juga wartawan. Kira-kira mereka berjumlah tujuh orang. Saat teman-temannya sudah mau masuk ke tempat karaoke itu, di halamannya korban melihat orang ribut. Dia lalu melerai namun rupanya salah satu yang dilerai itu tidak terima dan balik menikam anggota TNI ini," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VII/Wirabuana, Kolonel Alamsyah

Namun, Kabid Humas Polda Sulsel, AKBP Mashurah Mappeare mengatakan, Praka Suratman meninggal setelah dikeroyok dan ditikam oleh tiga orang pelaku yang saat itu dalam kondisi mabuk. Keributan bermula saat salah satu dari tiga pelaku itu minta api rokok ke korban.

Korban memberikan api rokoknya ke pelaku namun pelaku mengembalikan rokok korban dengan cara yang tidak sopan sehingga korban merasa tersinggung. Terjadilah percekcokan hingga perkelahian.

"Pelaku yang merasa kalah lalu memanggil dua temannya. Pengeroyokan terjadi terhadap korban, ditikam berulang kali dan korban pun terjatuh," kata AKBP Mashurah Mappeare.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP