Anggota Keluarga Cendana Diduga Terlibat MeMiles, Inisial AHS

Kamis, 16 Januari 2020 15:13 Reporter : Erwin Yohanes
Anggota Keluarga Cendana Diduga Terlibat MeMiles, Inisial AHS Kapoda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan. ©2019 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Merdeka.com - Polisi kembali menemukan fakta baru terkait aliran dana maupun hadiah dari investasi bodong MeMiles diduga ke salah satu anggota keluarga 'Cendana', istilah untuk keluarga mantan Presiden Soeharto. Hal ini terungkap dari berita acara pemeriksaan (BAP) salah seorang tersangka.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, ada nama inisial AHS yang muncul dalam berita acara pemeriksaan. Tidak hanya AHS, namun sang istri dan satu orang keluarganya lagi, juga turut menerima reward atau hadiah dari MeMiles.

"Saya gak nyebutin (keluarga Cendana) ya. Ada yang jelas, namanya inisial AHS dan istrinya dan satu orang keluarganya yang lain," tutur Luki Hermawan, Kamis (16/1).

Dia menambahkan, terkait dengan hal itu penyidik telah melayangkan panggilan kepada, AHS Selasa (21/1) pekan depan. "Sudah kita layangkan panggilannya, pemeriksaan dijadwalkan Selasa depan," tambahnya.

Lalu apa yang diterima, Kapolda menyebut ada yang sudah menerima reward atau hadiah berupa kendaraan mewah. Namun sayang, Kapolda tidak menyebut apa status keluarga Cendana itu dalam investasi MeMiles, apakah member atau lainnya.

"Ada yang sudah menerima mobil mewah. (Status) belum tahu pemeriksaannya, yang jelas mendapatkan reward," tegasnya.

Sebelumnya, dalam kasus ini polisi telah menangkap empat tersangka investasi ilegal MeMiles PT Kam and Kam. Keempatnya yakni Kamal Tarachan atau Sanjay sebagai direktur, Suhanda sebagai manajer, Martini Luisa (ML) atau Dokter Eva sebagai motivator atau pencari member dan Prima Hendika (PH) sebagai ahli IT.

Sementara itu modus perusahaan ilegal itu bergerak di bidang jasa pemasangan iklan dengan menggunakan sistem penjualan langsung melalui jaringan keanggotaan.

Dari modus ini, para tersangka dapat merekrut setidaknya 240 ribu anggota. Untuk memperlancar perekrutan, setiap anggota yang berhasil merekrut anggota baru mendapatkan komisi atau bonus dari perusahaan.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp122 miliar lebih, 18 unit mobil, 2 sepeda motor, dan beberapa barang berharga lainnya. Selain itu, sederet nama artis yang terkait dengan MeMiles pun akan diperiksa oleh Kepolisian. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini