Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggaran Revitalisasi Belum Jelas, Pemkot Solo Tak Berani Robohkan Pasar Legi

Anggaran Revitalisasi Belum Jelas, Pemkot Solo Tak Berani Robohkan Pasar Legi Pasar Legi. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo belum punya rencana untuk merobohkan sisa bangunan Pasar Legi yang terbakar 29 Oktober 2018. Perobohan akan dilakukan setelah ada kejelasan terkait anggaran revitalisasi pasar induk tersebut.

Belum jelasnya sumber dana tersebut membuat Pemkot Solo berhati-hati dalam memulai tahapan pembangunan kembali Pasar Legi. Kejadian di Pasar Klewer sisi timur diharapkan tidak terulang lagi. Saat sudah dirobohkan, tak ada kejelasan anggaran untuk membangun kembali.

"Kejadian di Pasar Klewer timur tentu tidak ingin terulang lagi. Kami menunggu kejelasan anggaran dulu sebelum menggelar lelang penghapusan aset bangunan," ujar Kepala Dinas Perdagangan Solo Subagiyo, Rabu (9/1).

Menurut Subagiyo, kejadian di Pasar Klewer yang dimaksud adalah tertundanya revitalisasi sejak akhir 2017. Padahal bangunan lama Pasar Klewer terlanjur dirobohkan dan seluruh pedagangnya dipindahkan ke pasar darurat Alun-alun utara Keraton Surakarta.

Apalagi saat ini ada ratusan kios di sisi selatan yang masih digunakan untuk berjualan. Kalau dirobohkan, Pemkot harus membangun pasar darurat lagi. Kendati demikian, Subagiyo berjanji untuk mengupayakan revitalisasi Pasar Legi secepatnya.

"Kita upayakan tahun ini juga bisa dibangun kembali," katanya.

Subagiyo mengaku telah mengajukan permohonan dana revitalisasi kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag). Surat tersebut sudah mendapatkan respons dengan mengkoordinasikannya bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera).

"Saat ini prosesnya masih di tangan Kemenpupera. Bahkan kami sudah diundang Kemenpupera untuk berkoordinasi langsung seputar rencana revitalisasi Pasar Legi," katanya.

Subagiyo menambahkan, sejumlah syarat, seperti desain awal, rencana anggaran biaya (RAB), hingga sertifikat kepemilikan lahan pasar telah diserahkan Pemkot kepada kementerian tersebut. Pihaknya juga sudah memaparkan rencana pembangunan kembali pasar itu.

"Kemenpupera berencana melelang revitalisasi Pasar Legi akan bersamaan dengan lima pasar tradisional lain di Indonesia, yang sebelumnya terbakar dalam waktu berdekatan," pungkas Subagiyo.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP