Ancam Beritahu Video Syur ke Orang Tua, Petani di OKU Perkosa ABG di Rumah Korban

Rabu, 27 Januari 2021 02:03 Reporter : Irwanto
Ancam Beritahu Video Syur ke Orang Tua, Petani di OKU Perkosa ABG di Rumah Korban

Merdeka.com - Rabudin Ardiansyah (38) ditangkap polisi karena menyetubuhi anak baru gede perempuan. Modus yang digunakan pelaku menjalankan aksinya dengan mengancam memberitahu video syur milik korban ke orang tuanya.

Peristiwa itu bermula saat pelaku menemui korban, RAM (16), yang tinggal bertetangga di salah satu desa di Kecamatan Pengandonan, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Rabu (16/12) sore. Situasi rumah yang sepi membuat petani itu melancarkan aksinya.

Pelaku menunjukkan video berisi adegan korban sedang dipeluk seorang laki-laki. Hal itu membuat korban kaget dan bertanya-tanya dari mana pelaku mendapatkan video tersebut.

Rasa penasaran korban dimanfaatkan pelaku. Lantas pelaku mengancam akan menunjukkan kepada orang tuanya jika tidak bersedia diajak berhubungan badan.

Korban ketakutan sehingga tak kuasa menolak ajakan pelaku. Persetubuhan pun terjadi di rumah itu dalam situasi rumah sepi.

Pelajar tersebut akhirnya mengadu ke ibunya dan diteruskan melapor ke kantor polisi. Sementara pelaku langsung kabur dari kampungnya karena takut amukan keluarga dan ditangkap polisi.

Kasubag Humas Polres OKU AKP Mardi Mursal mengungkapkan, tersangka ditangkap tanpa perlawanan saat pulang ke rumahnya, Senin (25/1). Tersangka mengakui perbuatannya dan digiring ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Tersangka mencabuli korban dengan modus ancaman memberitahu ibu korban soal video sedang dipeluk laki-laki," ungkap Mardi, Selasa (26/1).

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak yang diancam 15 tahun penjara. Barang bukti disita beberapa helai pakaian korban saat pencabulan terjadi.

"Pengakuan tersangka baru pertama kali dan satu korban kejahatannya, tetapi penyidik masih melakukan pendalaman kasus ini," pungkasnya. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini