Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Analisa pengamat kepolisian: Novel terjebak dan jadi korban

Analisa pengamat kepolisian: Novel terjebak dan jadi korban Bambang Widodo Umar di KPK. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyidik KPK Novel Baswedan lagi-lagi dilaporkan ke polisi. Kali ini oleh atasannya sendiri di KPK, yakni Direktur Penyidikan Brigjen Pol Aris Budiman.

Pengamat kepolisian, Bambang Widodo Umar mengatakan, kesaksian Aris Budiman di Pansus angket KPK, tidak sesuai harapan. Menurut dia, Novel malah jadi korban lagi.

"Terkait dengan pemanggilan Brigjen pol Aris Budiman ke DPR yang diharap dapat mengungkap konspirasi pelaku penyiraman air keras ke muka Novel Baswedan, ternyata salah. Kini, Novel Baswedan justru terbalik menjadi korban yang dijadikan tersangka oleh proses hukum," kata Bambang kepada merdeka.com, Jumat (1/9).

Dosen Kriminolog UI ini menyayangkan, informasi soal keterlibatan jenderal polisi dalam kasus penyiraman air keras malah menjadi blunder bagi Novel. Dia pun mendesak agar polisi mampu mengungkap kasus penyiraman itu demi kredibilitas institusi Polri sendiri.

"Informasi-informasi yang disampaikan Novel ke polisi justru menjebak dirinya. Dalam kaitan itu polisi harus mampu mengungkap pelaku penyiraman air keras ke Novel. Jika tidak terungkap bisa jadi masyarakat akan sinis melihat tindakan polisi tersebut," tutup dia.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP