Anak SD di Ogan Komering Ilir Tewas Tersetrum saat Perosotan Waterboom
Merdeka.com - Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun tewas akibat tersengat aliran listrik saat bermain di waterboom. Wahana itu pun segera ditutup karena tidak mengantongi izin operasi.
Peristiwa itu terjadi saat korban yang duduk di bangku kelas IV SD itu bermain di perosotan Waterboom Taman Aprilia, Desa Muara Burnai II, Lempuing Jaya, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Minggu (1/1) siang. Korban tak sengaja terpegang kabel lampu yang tidak dilindungi pengaman.
Sontak, korban tersetrum dan tewas di lokasi. Saat tersengat, ayah korban sempat menolongnya. Namun ia turut tersetrum.
Kasatreskrim Polres OKI AKP Jatrat Tunggal mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban. Ia belum bisa berkomentar banyak terkait kasus itu.
"Kasusnya masih lidik," ungkap Jatriat, Selasa (3/1).
Untuk keperluan penyelidikan, wahana tersebut ditutup. Polisi memasang police line di lokasi agar warga tak bisa leluasa masuk ke sana.
"Penyidik sudah melakukan olah TKP," ujarnya.
Camat Lempuing Jaya Hendra Anggara mengatakan, wahana itu awalnya digunakan sebagai taman pribadi warga setempat dan akhirnya dibuka untuk umum sejak tiga tahun lalu. Dikabarkan wahana tersebut belum mengantongi izin operasional meski selalu ramai pengunjung.
"Informasinya begitu (belum ada izin), kami belum tahu pasti dan apa masalahnya," ujar Hendra.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya