Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ambil Barang di Gudang, Elizabeth Temukan 3 Anak Ular Kobra

Ambil Barang di Gudang, Elizabeth Temukan 3 Anak Ular Kobra Elizabeth Tunjukan Foto Ular di Rumahnya. ©2020 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Tiga anak ular kobra ditemukan di rumah penulis buku Serat Centhini: Kekasih yang Tersembunyi, Elizabeth D Inandiak, Rabu (8/1). Tiga anak ular kobra ini dipergoki Elizabeth di dalam rumahnya.

Tiga anak ular kobra itu menampakkan diri di rumah Elizabeth yang dinamai Pondok Centhini di Dusun Pajangan, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Penulis asal Prancis ini mengatakan melihat anakan ular kobra di gudang rumahnya. Saat itu, Elizabeth sedang mengambil barang dari gudang dan tiba-tiba ada ular yang terjatuh dari rak tempatnya mengambil barang.

"Saya lihat ada tiga ekor. Satu jatuh dari rak di gudang saat saya mengambil barang. Terus saya lihat dua lagi di atas rak," ujar Elizabeth.

Sebelumnya Elizabeth pada Senin (6/1) sempat melihat anakan ular kobra di saluran air rumahnya. Elizabeth sempat berusaha mengusir anakan ular tersebut. Saat diusir, anakan ular itu sempat berada dalam posisi siaga seperti akan menyerang.

"Saya singkirkan tapi dia berdiri seperti mau menyerang. Sempat saya foto ularnya," ungkap Elizabeth.

Usai menemukan anakan ular kobra di dalam rumahnya, Elizabeth pun memanggil tim dari komunitas pecinta ular. Tim tersebut melakukan penyisiran di sekitar lokasi rumah Elizabeth. Namun saat penyisiran ini, tak ditemukan ada anakan ular kobra.

"Tadi tim rescue hewan sempat kesini. Mereka mencari ular itu tapi tidak ketemu, mungkin ularnya sudah pergi. Saya sempat tunjukkan foto ke mereka. Mereka pun bilang jika ular yang masuk jenisnya kobra," ucap Elizabeth.

Tim rescue pun sempat memberikan pengetahuan dasar pada Elizabeth tentang cara mencegah ular masuk ke dalam rumah. Elizabeth menjelaskan jika dari keterangan tim rescue tersebut ular diketahui tidak suka dengan wewangian atau bau wangi.

"Kata mereka (tim rescue) kalau pakai garam itu mitos. Harusnya dikasih kapur (barus). Sama lantainya dikarbol atau dipel supaya wangi. Kata mereka ular tidak suka dengan bau yang wangi," kata Elizabeth.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP