Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Alasan obati depresi, seorang kakek nyabu di Gunung Kidul ditangkap

Alasan obati depresi, seorang kakek nyabu di Gunung Kidul ditangkap Kakek di Gunungkidul tertangkap nyabu. ©2017 Merdeka.com/purnomo

Merdeka.com - Ir, seorang kakek berusia 61 tahun harus berurusan dengan petugas kepolisian setelah kedapatan mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Warga Desa Purbosari, Wonosari, Gunung Kidul, DIY tersebut tak hanya kali ini berurusan dengan petugas kepolisian. Ir tercatat sudah berulang kali tertangkap karena menggunakan sabu-sabu.

Kabaurbinops Satresnarkoba Polres Gunung Kidul, Iptu Enny Widyastuty menuturkan bahwa tertangkapnya Ir berdasarkan laporan dari masyarakat sekitar. Petugas kepolisian pun kemudian melakukan pengintaian kepada Ir.

"Tersangka ditangkap petugas saat mengambil sabu-sabu pesanannya. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti satu paket sabu seberat 0,3 gram," ujar Enny, Kamis (9/3).

Enny menerangkan bahwa tersangka melakukan pembelian sabu dengan sistem beli putus. Sehingga, lanjut Enny petugas kepolisian mengalami kesulitan untuk mencari tahu darimana sabu tersebut berasal.

"Tersangka sudah kita amankan di Polres Gunung Kidul. Tersangka saat ini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap peredaran sabu di wilayah Gunung Kidul," jelas Enny.

Enny menambahkan bahwa dari pemeriksaan, Ir beralasan menggunakan sabu untuk mengobati depresi yang dialaminya. Ir pun mengaku hanya menggunakan sabu saat depresinya kambuh saja.

"Selain mengamankan sabu seberat 0,3 gram, kami juga menyita beberapa barang bukti lainnya. Yaitu dua buah handphone, satu sedotan dan alumunium foil. Atas perbuatannya, Ir terbukti melanggar pasal 112 sub 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman empat tahun kurungan penjara," pungkas Enny.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP