Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akui kecolongan, Kadis Damkar Depok ancam pecat PNS pemakai narkoba

Akui kecolongan, Kadis Damkar Depok ancam pecat PNS pemakai narkoba Ilustrasi Narkoba. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok Yayan Ariyanto mengaku kecolongan soal adanya pegawai negeri sipil (PNS) Depok yang kedapatan mengonsumsi narkotik. Pengawasan, kata dia, memang tidak bisa dilakukan setiap jam.

"Kami kecolongan. Sebab, tidak bisa setiap jam kami mengawasi," kata Yayan, Kamis (13/10).

Selanjutnya, pihaknya menyerahkan proses penyelidikan pada polisi. Soal sanksi, kata dia, ketiganya akan dikenakan sanksi sesuai undang-undang aparatur sipil negara.

"Sanksinya bisa sampai pemecatan," katanya.

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba di kalangan PNS merupakan pelanggar berat. Apalagi dilakukan di kantor tempat mereka bekerja.

Menurutnya, kejadian ini bisa menimpa siapa saja, dan tidak terduga terjadi di kantor dinas. Dia membantah minimnya pengawasan dari pimpinan sehingga kantor UPT Damkar Cipayung dijadikan tempat pesta narkoba.

"Bukan pimpinannya di sana yang kurang pengawasan. Tapi, masing-masing anggota harus tanggung jawab. Saya tidak akan beri sanksi pimpinan di sana," katanya.

Meski begitu, pihaknya bakal melakukan evaluasi atas penyalahgunaan narkoba di kalangan PNS di institusinya.

"Tahun ini, akan ada tes urine yang dilakukan Dinas Kesehatan. Anggarannya sudah disahkan dari anggaran biaya tambahan," tutupnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP