Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akbar Tandjung minta aksi dukungan Ahok tidak terus-terusan

Akbar Tandjung minta aksi dukungan Ahok tidak terus-terusan Pendukung Ahok di Mako Brimob. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gelombang aksi dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama yang divonis 2 tahun atas kasus penodaan agama, terjadi di sejumlah daerah. Massa pendukung Ahok menggelar aksi meminta penangguhan penahanan Basuki atau akrab disapa Ahok di sejumlah lokasi, mulai dari Balai kota, Pengadilan Tinggi, hingga Mako Brimob tempat Ahok ditahan.

Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung mengimbau aksi dukungan kepada Ahok tidak berlarut-larut. Akbar khawatir jika aksi terus menerus dilakukan justru menimbulkan gesekan dan konflik baru di masyarakat.

"Kalau sifatnya respons dengan tujuan memperlihatkan suatu empati, silakan saja. Tapi kalau terus-terusan bisa menimbulkan berbagai macam apa nanti. Nanti bisa ke kota lain. Bisa menimbulkan reaksi. Satu dua kali disampaikan cukup lah," kata Akbar di Kediamannya, Jalan Purnawarman, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (11/5).

Dia berharap aksi pendukung Ahok itu sebatas sebagai bentuk empati masyarakat bukan mempermasalahkan putusan vonis yang dijatuhkan hakim.

Tak hanya di dalam negeri, protes atas vonis Ahok pun datang dari dunia Internasional semisal anggota-anggota di parlemen Belanda hingga Organisasi Uni Eropa. Mereka menyampaikan protes atas vonis Ahok karena dianggap sebagai bentuk intoleransi agama.

Mantan Ketua DPR ini meminta dunia internasional menghormati putusan pengadilan yang diberikan kepada Ahok. Akbar menyarankan, penegak hukum tidak terpengaruh dengan penilaian dunia internasional terkait kasus Ahok.

"Kita negara hukum, apa yang diputus sesuai hukum. Mereka juga harusnya menghormati. Jangan sampai mengganggu mempengaruhi proses hukum di indonesia," ujar Akbar.

"Saya kira apapun agama kita, saya yakin agama-agama memiliki toleransi yang tinggi. Dengan menghormati keragaman kita, agama besar di dunia juga banyak dianut di Indonesia, itu membuktikan kita menghormati keanekaragaman agama," ucapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP