'Ahok seperti Robin Hood, ambil dari orang kaya buat publik'
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama melakukan pertemuan dengan keluarga Almarhum Nurcholish Madjid atau Cak Nur. Dalam pertemuan tersebut, mantan Bupati Belitung Timur itu mendapatkan buku bertajuk Ensiklopedia Nurcholish Madjid.
Cendikiawan muda Yudi Latief yang hadir dalam pertemuan itu mengungkapkan mengapa pertemuan tersebut terjadi. Yudi mengatakan, Nurcholish atau akrab disapa Cak Nur dan Ahok kesamaan pandangan.
"Intinya kita kesamaan pandangan dalam hal soal kepemimpinan itu harus amanah. Beliau (Ahok) juga mengklarifikasi sejumlah hal yang selama ini di publik disalahpahami. Soal isu seperti reklamasi," katanya di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (23/3).
Setelah mendapatkan penjelasan langsung dari Ahok, Yudi menilai, bapak tiga orang anak itu telah sesuai dengan koridornya. Namun, dia sempat menyayangkan adanya perbedaan persepsi di masyarakat membuat sosok Ahok lebih mengedepankan kepentingan elite dan pengembang.
"Padahal sesungguhnya beliau seperti Robin Hood. Dia ingin mengambil dari orang kaya, untuk membuat rumah sakit, pelayanan-pelayanan publik yang lebih baik. Pokoknya dari situ kita bisa menemukan yang selama ini hal-hal gelap yang ternyata masuk akal," tutupnya.
Selain itu, dia menilai banyak gagasan Ahok yang sangat produktif bagi kemajuan ibu kota. Namun sayangnya selama ini apa yang telah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta tidak dipahami secara utuh sehingga menjadi perbedaan pendapat.
"Artinya dari pertemuan itu bisa dilihat bahwa terobosan dan gagasan untuk Jakarta dan dalam itu punya kesamaan visi dengan Cak Nur. Cak Nur sangat menekankan aspek-aspek, nilai bahwa agama itu utamanya pada akhlak, pada perilaku. Harus memberi keadilan pada semua. Pembebasan bagi orang-orang miskin," terangnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya