Adelin Lis Jalani Karantina 14 Hari di Rutan Salemba Sebelum Dieksekusi

Sabtu, 19 Juni 2021 22:20 Reporter : Bachtiarudin Alam
Adelin Lis Jalani Karantina 14 Hari di Rutan Salemba Sebelum Dieksekusi Kejagung Jumpa Pers Penangkapan Adelin Lis. tayangan Kompas TV

Merdeka.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan buronan (DPO) kasus pembalakan liar, Adelin Lis, akan menjalani karantina kesehatan selama 14 hari. Setelah penerapan protokol kesehatan Covid-19 itu, putusan hukum terhadapnya akan dieksekusi.

"Selanjutnya terpidana akan dilakukan karantina kesehatan selama 14 hari, kita tempatkan di Rutan Salemba Cabang Kejagung, untuk dieksekusi ke lapas," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak saat jumpa pers, Sabtu (19/6).

Adelin merupakan terpidana 10 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan, dan membayar uang pengganti Rp199 miliar.

Terkait pelaksanaan eksekusi hukuman pidana, denda, dan uang pengganti, Leonard mengatakan hal itu akan dilakukan setelah terpidana menjalani karantina kesehatan di Rutan Salemba.

"Selanjutnya mengenai eksekusi terhadap denda dan uang pengganti akan dilaksanakan. Nanti karena kita baru mendapatkan terpidana, akan melakukan (eksekusi) setelah terpidana melakukan karantina 14 hari," ujarnya.

Sebelumnya, buronan kelas kakap Kejaksaan Agung Adelin Lis telah dideportasi dari Singapura ke Indonesia. Pesawat Garuda GA 837 yang membawanya tiba di di Bandara Soekarno Hatta pada pukul 19.40 Wib.

Adeline Lis diketahui pernah melarikan diri ke RRC dan ditangkap pihak KBRI pada 2006. Namun besoknya dia berhasil melarikan diri setelah puluhan orang tak dikenal mengeroyok 4 petugas KBRI yang mengawalnya.

Setelah itu Adelin Lis bisa ditangkap lagi setelah dibantu kepolisian Beijing. Tahun 2008 Adelin kembali melarikan diri sampai tertangkap lagi di Singapura. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini