Ada Bom Pipa, Pemilik 'Wanky Cell' Tak Lapor RT Selama Buka Usaha

Rabu, 8 Mei 2019 22:16 Reporter : Adi Nugroho
Ada Bom Pipa, Pemilik 'Wanky Cell' Tak Lapor RT Selama Buka Usaha garis polisi. shutterstock

Merdeka.com - Tim Densus 88 Antiteror Polri menemukan bahan peledak ketika menggeledah gerai telepon selular 'Wanky Cell' di Jalan Muhtar Tabrani, RT 03 RW 03, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Diduga, gerai itu milik salah satu terduga teroris yang telah tertangkap.

Ketua RT setempat, Zakaria mengatakan, gerai itu sudah ada sekitar setahun lebih. Namun, selama itu pula pemiliknya belum pernah melapor ke pengurus RT setempat.

"Karyawannya ada tiga orang, tetapi yang biasa berjaga cuma dua orang," ujar Zakaria kepada wartawan di lokasi, Rabu (8/5) malam.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengatakan, Tim Densus 88 Antiteror Polri menyita bahan peledak dari hasil penggeledahan di gerai ponsel itu. Penggeledahan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan sejumlah terduga teroris di Bekasi sepanjang Sabtu-Minggu mulai dari Babelan, hingga Jatiasih.

"Yang jelas dari sini digeledah ada bahan peledak. Apa jenisnya, berapa jumlahnya, dan apa itemnya besok akan diekspos," kata Indarto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Densus 88 menemukan dua buah bom pipa, pupuk boster lengkeng, cairan HCL di dalam botol, serbuk putih, dan beberapa cairan lainnya. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini