Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada bercak darah di rumah Benhil milik pasutri yang tewas di Purbalingga

Ada bercak darah di rumah Benhil milik pasutri yang tewas di Purbalingga Rumah di Benhil milik pasutri tewas di Purbalingga. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Polres Jakarta Pusat menerima umpan lambung terkait kasus penemuan mayat pasutri (pasangan suami istri) di Sungai Klawing Desa Plumbungan, Bobotsari, Purbalingga, Senin (11/9). Menurut rekam jejak identitas, didapati korban menempati rumah di kawasan Benhil, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ari Seto langsung menggeledah rumah pasutri tersebut. Di lokasi, polisi mendapati adanya bercak darah yang tercecer di rumah korban.

"Itu (bercak darah) dari mulai pintu masuk itu sudah ada darah, di ruang tamu sampai mulai kamar," ujar Suyudi ditemui di lokasi.

Suyudi membenarkan jika penyelidikan pihaknya berdasarkan temuan mayat di Purbalingga, Jawa Tengah.

"Dari sana diadakan pengecekan. Dari pengecekan sidik jari keluar data, kita waktu itu belum ada pelaporan ini. Dari sana dulu memberikan informasi ke Tanah Abang polsek, dicek ternyata bener ada kasus ini, ada bekas darah," jelasnya.

Saat hendak menggeledah, lanjut Suyudi, pihaknya mendapati rumah dalam keadaan terkunci. Tak ayal, polisi langsung mendobrak dan mendapati keadaan rumah sudah porak poranda.

"Keadaan rumah terkunci. Pintu dua-duanya," ucapnya.

Ia menambahkan jika lantai atas rumah korban digunakan sebagai indekos. "Ini kan kos-kosan nih di atas. Itu juga terkunci," tambahnya.

Tak hanya itu, polisi juga mendapati sejumlah barang milik korban raib.

"Dalem kamar sudah acak acakan dan sebagainya. Diduga brankas juga dibawa. Terus emas, perhiasan sama sertifikat tanah," ungkapnya.

Hingga kini polisi masih terus mengusut temuan tersebut.

Sebelumnya, ditemukan mayat sepasang suami istri ditemukan mengambang di Sungai Klawing Desa Plumbungan, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga. Dua mayat itu ditemukan tepat di bawah Jembatan Dusun Penisihan, dalam keadaan terbungkus bed cover dengan keadaan tangan dan kaki terikat tali.

Kedua mayat diduga merupakan korban pembunuhan. Kemungkinan mayat tersebut dibawa menggunakan mobil lantas dibuang ke jembatan pada malam hari.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP