Masyarakat Aceh secara perlahan mulai bangkit setelah mengalami bencana yang terjadi pada akhir tahun lalu. Empat bulan setelah bencana, Pelabuhan Ulee Lheue di Banda Aceh dipenuhi oleh wisatawan domestik yang datang untuk merayakan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Deretan sepeda motor dan mobil terlihat di pelabuhan tersebut, yang merupakan kendaraan para wisatawan. Mayoritas dari mereka berencana untuk berlibur atau bersilaturahmi dengan keluarga di Kota Sabang yang terletak di seberang pulau.
Kepala UPTD Wilayah I Pelabuhan Penyeberangan Dinas Perhubungan Aceh, Husaini Jamil menyatakan bahwa pelayaran dari Pelabuhan Ulee Lheue ke Pelabuhan Balohan Sabang dan sebaliknya mengalami peningkatan selama Idulfitri.
Tercatat, kapal cepat speedboat dari Banda Aceh dan Sabang masing-masing melayani empat perjalanan setiap harinya, sementara kapal ferry menyediakan lima perjalanan antara kedua wilayah tersebut.
Sebagian besar penumpang yang menggunakan jasa pelayaran tersebut adalah wisatawan domestik yang berasal dari berbagai kabupaten/kota, termasuk yang datang dari luar Aceh.