Acay Kecewa dengan Ferdy Sambo: Yang Merintah Kadiv Propam Aktif, Kami Bisa Apa?
Merdeka.com - Mantan Kanit 1 Subdit 3 Dittipidum Bareskrim Polri AKBP Ari Cahya Nugraha alias Acay melupakan kekecewaannya ke Ferdy Sambo. Ia terseret kasus Sambo hingga berujung demosi atau penundaan kenaikan pangkat selama 5 tahun.
Awalnya Hakim Wahyu Iman Santosa bertanya ke Acay soal keaktifannya di Polri.
"Saudara masih di Subdit 3 sampai saat ini?" tanya Hakim di PN Jakarta Selatan, Selasa (6/12).
"Tidak Yang Mulia. Demosi Yang Mulia," jawab Acay.
"OOh demosi. Kapan saudara dipatsus?" tanya Hakim lagi.
"Tanggal 8 Agustus," jawab Acay.
"Terus sidang kode etik?" tanya Hakim.
"Siap. Demosi 5 tahun Yang Mulia," saut Acay.
Selanjutnya, Hakim menanyakan bagaimana perasaan Acay terseret ulah Sambo hingga berakhir demosi 5 tahun.
"Kecewa Yang Mulia," jawab Acay.
"Kenapa kecewa?" tanya Hakim lagi.
Kemudian, Acay sempat terdiam. Matanya melihat ke arah langit-langit menandakan tengah menahan tangis.
"Selama Pak Ferdy Sambo jadi atasan saya, tidak pernah ada yang aneh-aneh dari beliau. Beliau juga di Propam saya yakin selalu mengajarkan anggotanya yang baik," jawab Acay.
"Tapi kenapa di saat ada kejadian seperti itu, beliau tidak menceritakan yang sebenar-benarnya. Karena menurut saya ini perkara mudah Yang Mulia," kata Acay.
Kekecewaan Acay, saat Sambo turut menyeret puluhan anggota Polri lainnya.
"Namun, yang jadi korban mulai dari Pak Benny. Jenderal Benny, Jenderal Hendra, sampai ke saya. Sampai ke junior saya Ipda Arsyad pun kena demosi juga Yang Mulia. Mereka semua orang baik, tidak ada satupun keinginan untuk menghalang-halangi atau merusak," ungkap Acay.
"Tapi apa daya Yang Mulia. Yang memerintahkan Kadiv Propam (Ferdy Sambo) masih aktif. Kami bisa apa Yang Mulia," tandas Acay.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya