Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
ABK di Tasikmalaya Dianiaya Orang Tuanya sampai Meninggal Dunia, Dipukuli Pakai Sapu & Kepala Dibenturkan

ABK di Tasikmalaya Dianiaya Orang Tuanya sampai Meninggal Dunia, Dipukuli Pakai Sapu & Kepala Dibenturkan

Hasil autopsi pun cukup mengejutkan karena ditemukan bekas luka di sejumlah bagian tubuh korban.

Seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) berusia 10 tahun di Kabupaten Tasikmalaya diduga meninggal dunia karena dianiaya kedua orang tua kandungnya.

Kedua orang tua kandung ABK itu pun kini ditetapkan tersangka oleh polisi.


Kepala Satuan Reserse Kriminal) Polres Tasikmalaya Iptu Ridwan Budiarta mengatakan bahwa awalnya korban dirawat sejak kecil orang tua angkatnya. Lalu kemudian 7 bulan sebelum meninggal korban dititipkan kepada orang tua kandungnya yang berinisial SM (50) dan BK (61).

"Dalam kurun waktu tujuh bulan dititipkan ini, diduga korban mengalami kekerasan (dari orang tua kandungnya) selama tiga bulan," kata Ridwan, Senin (4/12).

Kemudian pada 12 Oktober 2023 korban dilaporkan meninggal dunia. Diduga, korban meninggal dalam kondisi tidak wajar sehingga polisi pun turun tangan melakukan penyelidikan.

Dalam penyelidikannya, polisi menduga korban mengalami penganiayaan dari orang tuanya saat hendak makan dan menjelang mandi. Hal tersebut pun dikuatkan dengan keterangan saksi yang dimintai keterangan yang menyatakan sering mendengar suara tangisan korban di sekitar rumah tersangka

Dalam proses tersebut, Ridwan mengungkapkan bahwa pihaknya juga melakukan ekshumasi dan otopsi terhadap jenazah korban. Hasil otopsi pun cukup mengejutkan karena ditemukan bekas luka di sejumlah bagian tubuh korban.


"Ada salah satu luka (bekas benda) tajam yang menyebabkan kematian. Itu tembus ke bagian organ vital korban," ungkap Ridwan.

Polisi pun kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kedua orang tua korban sampai kemudian menetapkan keduanya sebagai tersangka. Dalam pemeriksaan diketahui bahwa korban memang hampir setiap hendak mandi dan makan pelaku menganiaya anak kandungnya.

Cara penganiayaannya bermacam-macam, mulai membenturkan kepala, memukul menggunakan kayu, sapu, gayung, juga sendok.

"Dicubit, lalu saat memandikan selalu ditarik karena memang kamar mandi di luar," kata dia.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti mulai foto korban selama dirawat oleh orang tua asuh dan orang tua kandungnya dan saat meninggal dunia, bantal dan sarung dengan bekas darah, serta pakaian korban.

“Atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 351 KUHP. Kedua tersangka diancam dengan hukuman pidana 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti mulai foto korban selama dirawat oleh orang tua asuh dan orang tua kandungnya dan saat meninggal dunia, bantal dan sarung dengan bekas darah, serta pakaian korban.


“Atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 351 KUHP. Kedua tersangka diancam dengan hukuman pidana 15 tahun penjara,” pungkasnya.

ABK di Tasikmalaya Dianiaya Orang Tuanya sampai Meninggal Dunia, Dipukuli Pakai Sapu & Kepala Dibenturkan

Artikel ini ditulis oleh
LIa Harahap

Editor LIa Harahap

Hasil autopsi pun cukup mengejutkan karena ditemukan bekas luka di sejumlah bagian tubuh korban.

Topik Terkait

Reporter
  • Mochammad Iqbal
Anak Berkebutuhan Khusus di Tasikmalaya Tewas Dianiaya Orang Tua, Kado Pahit Hari Disabilitas
Anak Berkebutuhan Khusus di Tasikmalaya Tewas Dianiaya Orang Tua, Kado Pahit Hari Disabilitas

KPAID Tasikmalaya menyatakan kasus anak berkebutuhan khusus (ABK) meninggal dianiaya orang tuanya menjadi kado pahit di Hari disabilitas.

Baca Selengkapnya icon-hand
Keracunan Massal di Garut dan Tasikmalaya, 2 Orang Meninggal dan Belasan Dirawat
Keracunan Massal di Garut dan Tasikmalaya, 2 Orang Meninggal dan Belasan Dirawat

Korban keracunan meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit setelah hasil pemeriksaan diharuskan dirujuk.

Baca Selengkapnya icon-hand
Indahnya Kampung Sukatinggal Tasikmalaya saat Diguyur Hujan, Pemandangan Sawahnya Curi Perhatian
Indahnya Kampung Sukatinggal Tasikmalaya saat Diguyur Hujan, Pemandangan Sawahnya Curi Perhatian

Suasana sawah saat diguyur hujan benar-benar bikin betah

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Momen Siswa MTs Ingin Dijadikan Anak Angkat dan Minta Peluk Ganjar
Momen Siswa MTs Ingin Dijadikan Anak Angkat dan Minta Peluk Ganjar

Seperti anak sendiri, Ganjar bahkan membungkuk demi memdengar jelas perkataan andika, karena suara ramai orang-orang yang berkerumun.

Baca Selengkapnya icon-hand
Sadisnya Orang Tua Angkat Aniaya Bocah Yesa, Dicubit Pakai Tang dan Ditenggelamkan Hingga Tewas
Sadisnya Orang Tua Angkat Aniaya Bocah Yesa, Dicubit Pakai Tang dan Ditenggelamkan Hingga Tewas

Terakhir, korban ditenggelamkan hingga kepalanya mengalami pendarahan dan akhirnya tewas.

Baca Selengkapnya icon-hand
Terjadi Lagi di Depok, Anak Tusuk Orangtua Hingga Kritis Dipicu Cekcok Korban Minta Izin Nikah Lagi
Terjadi Lagi di Depok, Anak Tusuk Orangtua Hingga Kritis Dipicu Cekcok Korban Minta Izin Nikah Lagi

Pamuji salah satu tetangga korban mengatakan korban tinggal seorang diri di rumah. Dia melihat tidak ada masalah apapun antara bapak dan anak itu.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kematian 6 Orang Warga Puncak Karena Diare dan Bukan Karena Kelaparan
Kematian 6 Orang Warga Puncak Karena Diare dan Bukan Karena Kelaparan

Meninggalnya enam orang di Distrik Agandugume dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah dipastikan karena terjangkit diar

Baca Selengkapnya icon-hand
Polisi Curigai 3 Orang Bantu Dito Mahendra Melarikan Diri, Salah satunya Pernah Dipanggil Saksi
Polisi Curigai 3 Orang Bantu Dito Mahendra Melarikan Diri, Salah satunya Pernah Dipanggil Saksi

Kasus Dito bermula saat KPK melakukan penggeledahan rumahnya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dalam kasus dugaan korupsi.

Baca Selengkapnya icon-hand
Melihat Rumah Orang Sunda di Kampung Naga Tasikmalaya, Lantai Dapurnya Bisa Kelola Sisa Makanan
Melihat Rumah Orang Sunda di Kampung Naga Tasikmalaya, Lantai Dapurnya Bisa Kelola Sisa Makanan

Warisan budaya leluhur di Kampung Naga amat menarik untuk dipelajari.

Baca Selengkapnya icon-hand