9 Ponpes di Mojokerto Terima Paket Gelap Berisi Tabloid Indonesia Barokah

Jumat, 25 Januari 2019 21:31 Reporter : Budi Widayat
9 Ponpes di Mojokerto Terima Paket Gelap Berisi Tabloid Indonesia Barokah Tabloid Indonesia Barokah. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Paket gelap tanpa identitas pengirim yang berisi Tabloid Indonesia Barokah diterima sejumlah pondok pesantren di Kota Mojokerto, Jatim. Ada sembilan Pondok Pesantren yang menerima paket yang dikemas dalam amplop warna coklat tersebut. Di antaranya Ponpes Sabilul Muttaqin, Ponpes Al Azhar, Ponpes Tarbiatul Aulad, Ponpes Al Khodijah, Ponpes Nurul Huda, Ponpes Miftahul Hikmah, Ponpes Al Hasyimiyyah, Ponpes As Sholihiyyah dan Ponpes Mamba'ul Qur'an. Dikhawatirkan isi tabloid tersebut bisa menimbulkan konflik di masyarakat terutama menjelang Pemilu 2019.

Paket berisi Tabloid Indonesia Barokah diterima Ponpes Alquran Nurul Huda Jalan KH Usman, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, pada Senin (21/1) sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah diterima, pengurus pondok langsung membuka isi paket dan ternyata berisi Tabloid Indonesia Barokah yang lagi ramai dibicarakan.

"Kami terima paket dalam amplop cokelat pukul 13.00 WIB, ternyata isinya Tabloid Indonesia Barokah. Memang isinya banyak berisikan dan menceritakan salah satu paslon Capres dan Cawapres, saya akan simpan agar tidak jadi polemik jika ada yang membaca," kata Ahmad Saifulloh, pengurus Ponpes, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Jumat (25/1).

Masuknya tabloid Indonesia Barokah ke sejumlah Pondon Pesantren di Kota Mojokerto langsung disikapi Badan Pengawas Pemilu Kota Mojokerto. Bawaslu langsung melakukan inveatigasi dan segera mengumpulkan semua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk melakukan pencegahan.

"Kami segera berkordinasi dengan pihak Kepolisian dan kami juga akan mendalami konten dari tabloid ini karena ada indikasi merugikan salah satu paslon Capres dan Cawapres. Tapi harapan kami dengan melakukan investigasi dan temuan ini, masyarakat mempercayakan persoalan ini ke Bawaslu. Jika ada yang dirugikan, maka akan ada unsur pidana," kata Ketua Bawaslu Kota Mojokerto Ulil Absor, Jumat (25/1).

Bawaslu minta masyarakat yang menerima Tabloid Indonesia Barokah, baik dalam bentuk paket maupun pemberian secara personal agar secara sukarela menyerahkan ke Bawaslu. Ini untuk langkah pendalaman terkait pelanggaran yang ada.

"Kami minta kalau ada masyarakat menemukan Tabloid Indonesia Barokah supaya secara sukarela menyerahkan ke Bawaslu Kota Mojokerto sebagai barang bukti," jelas Ulil. [cob]

Baca juga:
Cak Imin Setuju Tabloid Indonesia Barokah Dihentikan Jika Bermuatan Kampanye Hitam
Bawaslu Solo Amankan 44 Tabloid Indonesia Barokah
Pemuda Muhammadiyah Diminta Tidak Mudah Percaya Tabloid Indonesia Barokah
Ditemukan 1.771 Amplop Berisi Tabloid Indonesia Barokah di Gunungkidul
Polda Metro Belum Terima Laporan Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tabloid Indonesia Barokah
  3. Mojokerto
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini