804 Petak Pasar Senaken di Kaltim terbakar, kerugian ditaksir Rp 10 M

Jumat, 12 Januari 2018 22:15 Reporter : Nur Aditya
Pasar terbesar di Paser terbakar. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian belum menyimpulkan dugaan sementara penyebab kebakaran besar, yang menghanguskan 804 petak pedagang di pasar induk Penyembolum Senaken, di Tanah Grogot, kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Akibat peristiwa itu, kerugian materil mencapai Rp 10 miliar.

Pemkab Paser, melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Senaken, melaporkan peristiwa itu, hari ini ke Polres Paser. Dari penyelidikan sementara kepolisian, api diduga pertama kali muncul dari blok B di dalam areal pasar.

"Dari blok B itu, kemudian mengeluarkan api begitu cepat membesar. Penyebabnya masih diselidiki," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana, dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (12/1) malam.

Menurut Ade, sementara ini, 2 orang saksi dimintai keterangan kepolisian di Paser, terkait peristiwa itu. Salah satunya, PNS di lingkungan Pemkab Paser. Kebakaran itu, paling banyak menghanguskan petak di blok penjual sayur, dengan jumlah 328 petak pedagang.

"Kejadian di pasar induk itu memang sekitar jam 9 malam kemarin ya," ujar Ade.

Diterangkan Ade, hampir dipastikan, penyelidikan kepolisian juga akan melibatkan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, untuk menyelidiki penyebab kobaran api. "Ya, karena pelibatan Puslabfor itu sudah standar," tambah Ade

Yang mencengangkan, ratusan lapak pedagang yang hangus itu, mengakibatkan kerugian miliaran rupiah, berdasarkan laporan dari UPT Senaken. "Kerugian sekitar Rp 10 miliar," ungkap Ade.

Sementara, petugas Pusdalops BPBD kabupaten Paser Putu Budhi menerangkan, dari hasil inventarisir petak dan lapak yang terbakar, blok B merupakan blok yang ditempati pedagang klontongan.

Merdeka.com mencoba mengkonfirmasi berulang kali Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra, untuk memperjelas upaya penyelidikan kepolisian. Namun sayang dia tak kunjung merespons.

Diketahui, pasar induk Senaken yang juga pasar terbesar di Paser, terbakar sejak Kamis (11/1) malam, dan api mulai dikendalikan pemadam sekitar 4 jam kemudian, sekira pukul 00.00 Wita, dini hari tadi.

Meski demikian, semua petugas pemadam di Paser yang diterjunkan, baru meninggalkan lokasi kejadian sekira pukul 03.30 Wita. Sampai pagi tadi sekira pukul 10.00 Wita, masih ditemukan titik api, diduga dari barang terbakar yang memang sulit dipadamkan. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Kebakaran
  2. Paser
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.