7 Haktare lahan di Hutan Bukit Betabuh terbakar, api bisa dipadamkan

Reporter : Abdullah Sani | Rabu, 11 Januari 2017 22:03
7 Haktare lahan di Hutan Bukit Betabuh terbakar, api bisa dipadamkan
Ilustrasi Kebakaran Hutan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Api sempat berkobar di hutan Bukit Betabuh Kabupaten Kuantan Singingi, Propinsi Riau. Peristiwa itu membuat petugas kewalahan untuk memadamkan lantaran kondisi jalan yang berbukit dan tidak ada sumber air.

"Memang iya sempat terbakar, namun sudah berhasil kita padamkan sejak dua hari lalu. Tim juga sudah meninggalkan lokasi," ujar Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Dasuki Herlambang, saat dihubungi merdeka.com, Rabu (11/1).

Dijelaskan Dasuki, Bukit Betabuh Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, yang terbakar diperkirakan seluas 7 hektare. Hutan yang terbakar itu terletak di dua lokasi, Kuansing dan Sumatera Barat.

"Tapi khusus lahan yang terbakar di Kuansing seluas lebih kurang 7 hektare. Kalau Bukit Betabuh yang di propinsi Sumatera Barat, belum kita ketahui luasnya," kata Dasuki.

Tim yang turun ke lokasi terbakar mengakui kesulitan memadamkan api lantaran lokasi yang berbukit. Namun api sudah padam pada Selasa (10/1) kemarin.

"Selain itu, sumber air tidak ada. Beruntung saja tanahnya mineral, jadi mudah dipadamkan. Kita pakai alat semprot diisi air untuk memadamkannya beberapa hari lalu, dan berhasil dipadamkan," pungkas Dasuki.

Sebelumnya, Pemerintahan Daerah Kuantan Singingi meminta agar pemerintah pusat segera mengirimkan helikopter untuk melakukan pemadaman di Bukit Betabuh saat kebakaran belum teratasi.

Helikopter dibutuhkan lantaran Tim Satgas Darat Karhutla Riau mengaku kesulitan untuk memadamkan kebakaran di wilayah hutan Bukit Betabuh, di mana daerah itu berbatasan dengan Propinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Sementara Komandan Satgas Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan Riau, Marsekal Pertama Henri Alfiandi menegaskan, akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait kebakaran hutan dan lahan tersebut.

"Kebakaran sudah mulai terjadi lagi. Dengan ini maka akan memudahkan kita untuk mengajukan (permintaan helikopter) ke pemerintah pusat," ucap Henri yang juga menjabat Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Sebab, helikopter tidak ada yang standby di lokasi untuk memadamkan api. Pemerintah daerah meminta kembali agar Riau bebas dari kebakaran hutan yang akan merugikan masyarakat.

Baca juga:
Dahsyatnya kebakaran hutan di Chile sampai hanguskan ratusan rumah
Apa kabar kasus kebakaran hutan di Riau yang libatkan 2 korporasi?
Polisi pergoki 4 truk pengangkut kayu ilegal di Kampar
DPR dukung wacana sanksi ke perusahaan pelaku pencemaran lingkungan
Berkas dua pembakar lahan di Riau diserahkan ke Kejaksaan
Diduga sengaja bakar hutan, 49 korporasi dilaporkan ke Polda Riau
Kepolisian Israel tangkap 22 orang terduga pelaku pembakaran hutan

[lia]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE