5 Fakta penembakan Briptu Nurul Afandi di siang bolong
Merdeka.com - Aksi penembakan terhadap anggota polisi kembali terjadi. Kali ini seorang anggota Polsek Klapanunggal Briptu Nurul Afandi tewas setelah dirinya ditembak dari jarak dekat. Yang membuat aksi kejahatan ini kian mengenaskan, penembakan tersebut terjadi pada siang hari.
Briptu Nurul Afandi tewas setelah pelaku menembakan timah panas tepat ke arah kepalanya. Akibat tembakan tersebut, korban meninggal di lokasi, Jumat (10/1).
Korban yang pada saat kejadian tidak sedang menganakan seragamnya, ditembak oleh orang tidak dikenal di sebuah rumah makan di Jalan Raya Narogong, Klapanunggal, Cileungsi, Bogor. Menurut keterangan saksi, sebelum ditembak, korban sempat terlibat pergumulan dengan pelaku yang diduga merupakan pencuri kendaraan bermotor.
Berikut beberapa fakta penembakan Briptu Nurul Afandi dirangkum merdeka.com:
Ditembak di bagian kepala
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBriptu Nurul Afandi tewas setelah peluru bersarang di kepalanya. Menurut? Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, penembakan terjadi sekitar pukul 13.45 WIB."Pelaku diperkirakan 2 orang, salah satunya mengeluarkan senpi dan langsung menembak ke arah korban dan mengenai bagian kepala Briptu Nurul Affandi," terang Martinus.Korban pun langsung meninggal seketika dengan luka di bagian kepala. Polisi pun langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Berusaha menangkap pencuri kendaraan bermotor
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, penembakan berawal saat Briptu Nurul Afandi berusaha menangkap pencuri kendaraan bermotor. Menurut keterangan beberapa saksi, korban juga berusaha merebut senjata pelaku yang berjumlah dua orang."Kronologi kejadian, pada saat anggota melintas di tempat kejadian perkara, dilihat ada kejadian curanmor dan anggota berusaha untuk membantu warga dan akan menangkap pelaku," ujar Martinus Sitompul, kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jumat (10/1).
Ditembak dari jarak tiga meter
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAnggota Polsek Klapanunggal Briptu Nurul Afandi tewas di tempat setelah ditembak pencuri motor. Timah panas pelaku bersarang di kepala Nurul."Jarak tembak diperkirakan 3 meter dari dalam warung terhadap korban. Proyektil bersarang di belakang bawah telinga kanan," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Martinus Sitompul, Jumat (10/1).Menurut Martinus, sejumlah saksi mata sudah dimintai keterangan di Polsek Klapanunggal. Mengenai jenis senjata, kata Martinus, masih dilakukan penyelidikan."Selongsong sedang cari. Senjata kita belum tahu," katanya.
Ditembak usai menegur pencuri motor
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBriptu Nurul ditembak karena menegur orang yang sedang mengutak-ngatik motor di depan warung di Jalan Raya Narogong, Cileungsi, Bogor. Kapolres Bogor, AKBP Asep Safrudin, mengatakan korban dimintai tolong oleh pemilik warung karena melihat pelaku sedang berusaha mencuri motor."Ada laporan dari pemilik warung. Katanya motor anaknya ada yang utak-atik," kata Asep di Polsek Kelapa Nunggal, Jumat (10/1).Asep menuturkan, usai mendengar laporan itu Briptu Nurul langsung menegur orang yang mencoba mencuri motor tersebut."Korban langsung menegur pelaku dan bilang, hey ngapain namun pelaku langsung kabur," ujarnya.Selanjutnya, mendapat teguran itu pelaku panik dan langsung pergi ke samping warung lalu memasuki pintu samping warung. Pelaku yang sudah bersiap langsung dengan senjata api langsung menembak korban."Usai menembak, pelaku langsung kabur dengan temannya yang sudah siap di motor," pungkasnya.
Gado-gado menjadi makanan terakhir
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBriptu Nurul Afandi tewas di tempat setelah ditembak pencuri motor. Sebelum ditembak, korban kala itu sedang makan di sebuah warung.Menurut salah seorang warga yang tidak jauh dari lokasi penembakan, Hari, awalnya Briptu Nurul yang berpakaian preman sedang makan. Saat itu korban sedang asyik makan gado-gado."Nah pas itu dikasih tahu ada orang yang deket-deketin motor milik anak yang punya warung," ujar Hari kepada merdeka.com di sekitar lokasi, Jumat (10/1).Menurut Hari, korban yang sedang makan lalu keluar warung dan melihat dua orang yang sedang berada di parkiran motor. Kedua orang itu lalu ditegur oleh Briptu Nurul."Dia (Briptu Nurul) nanya, ngapain luh? terus dijawab sama mereka, nggak ngapa-ngapain," cerita Hari menirukan peristiwa sebelum penembakan terjadi.Karena merasa tidak curiga, korban lalu kembali ke warung untuk melanjutkan makan siangnya. Namun rupanya salah satu pelaku mengikutinya tetapi lewat pintu samping."Pelaku lewat pintu samping dan langsung menembak ke arah kepala korban," ujar Hari.
Baca juga: Tewas dalam tugas, Briptu Nurul naik pangkat Polisi uji balistik peluru penembak Briptu Nurul di Cilebuet BIN dalami penembakan polisi di Cileungsi Polisi periksa 4 saksi penembakan polisi di Cileubut Sebelum tembak polisi, pencuri utak-atik motor pemilik warung
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya