Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Anggota TNI AU menjadi santri dan korban Dimas Kanjeng

4 Anggota TNI AU menjadi santri dan korban Dimas Kanjeng Ilustrasi TNI. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Jumlah korban Dimas Kanjeng Taat Pribadi berasal dari TNI bertambah. Ada empat orang personel TNI AU di Lanud Abdulrachman Saleh Malang. Keempat korban telah menjalani pemeriksaan dan mengaku sudah menyetor hingga puluhan juta rupiah.

"Sudah ada pemeriksaan dari anggota kami. Sudah kami mintai keterangan, bagaimana dia bisa sampai ke sana dan segala macam, ternyata memang hanya sebagai korban," kata Marsma TNI RM. Djoko Senoputro, Komandan Lanud (Danlanud) Abdulrachman Saleh Malang, Sabtu (1/10).

Kata Djoko, keempatnya sama sekali tidak terlibat dengan kasusnya, tetapi menjadi korban. Mereka sebagai santri Padepokan Kanjeng Dimas di Dusun Sumber Cengkelek RT 22/ RW 8, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Karena hanya sebagai santri dan korban, pihaknya akan membantu untuk pemulihannya. Bahkan, jika memungkinkan mendapat haknya kembali.

"Sehingga sanksinya belum, tidak ada, bahkan membantu untuk mengembalikan kondisinya, bagaimana dana itu bisa kembali pada anggota kami," jelasnya.

Empat anggota tersebut di antaranya berinisial Peltu Sl, Peltu Rl, Pratu Cr dan satu lagi belum diketahui. Keempatnya terpengaruh berita dari mulut ke mulut sampai akhirnya terjerumus menjadi pengikut.

"Kalau itu merupakan kegiatan agama, tadinya memang berkedok kegiatan agama. Sehingga hak seseorang untuk meyakini kegiatan agama ini. Kalau kegiatan agama di luar jam dinas, itu tidak perlu melapor juga," katanya.

Korban sudah tiga tahun mengikuti kegiatan. Tetapi, tidak ditemukan perubahan atau tingkah laku aneh. Kegiatan itu, disebutnya hanya untuk meningkatkan keimanan. Akhirnya mereka sadar setelah padepokannya itu bermasalah.

"Yang empat ini sudah bekerja normal, kita monitor terus, diberi pencerahan kembali tentang agama dan lain sebagainya. Untuk tidak tertipu lagi dengan hal-hal berbau seperti itu. Kami akan dampingi secara rohani dan hukum dan memonitor terus," terangnya. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP