38 Warga Jatim di Wamena Telah Dipulangkan ke Daerah Asal

Rabu, 2 Oktober 2019 12:17 Reporter : Erwin Yohanes
38 Warga Jatim di Wamena Telah Dipulangkan ke Daerah Asal Sejumlah pengungsi dari Wamena tiba di Jatim. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 38 orang pengungsi asal Jatim yang ada di Wamena sudah dikembalikan ke daerah asal oleh Pemprov Jawa Timur. Sebelumnya mereka tiba lebih dulu di Semarang dengan menggunakan pesawat TNI AU dan transit di Surabaya sebelum ke daerah asal.

Dari total 38 orang itu, 32 orang berasal dari Sampang, Madura; 4 orang dari Mojokerto, dan 2 orang asal Lumajang. Ke-38 orang tersebut dijemput oleh tim dari Pemprov Jatim menggunakan bus dari Semarang menuju asrama Transito Dinas Ketenagakerjaan Jatim di Surabaya.

Kepulangan mereka didampingi oleh tim dari Dinas Sosial dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas) Jawa Timur sampai diserahterimakan kepada Dinsos setempat.

Muhammad Qoimuddin, salah satu pengungsi dari Wamena dan sejumlah kerabatnya, sudah kembali ke Desa Taman Sareh, Sampang, Jawa Timur, sejak Senin (30/9) kemarin.

"Minggu malam, saya bersama puluhan warga Sampang dipulangkan bersama dari tempat transit milik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Jatim di Surabaya," ujar Qoimuddin kepada wartawan.

Jumat sebelumnya, dia bersama ratusan pendatang di Wamena, Jayawijaya, Papua, diterbangkan dengan pesawat Hercules, untuk keluar dari Wamena pasca kerusuhan aksi Senin (23/9) lalu.

Ia sendiri mengaku ikut di pesawat bersama adik dan sejumlah kerabatnya dari Wamena. Dia diangkut pesawat Hercules selama 2 hari melintas Timika, Biak, Makassar hingga ke Semarang. "Ada banyak orang yang satu pesawat dengan saya. Semuanya pendatang," tegasnya, Rabu (2/9).

Muhammad Qoimuddin mengaku tinggal di indekos Jalan Hom Hom distrik Wamena. Ia sempat melihat massa yang bergerak di daerahnya. Ia dan adiknya berhasil melarikan diri ke kantor Polres.

Qoimuddin mengaku sudah sejak 6 tahun lalu merantau ke Wamena untuk bekerja sebagai tukang ojek. Di sana, ia indekos di rumah milik warga yang juga pendatang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sendiri telah melepas warga Jatim yang berdomisili di Wamena, Papua kembali ke kampung halamannya masing-masing, pada Minggu (29/9). Sebelumnya mereka dijemput oleh Tim dari Pemprov Jatim dari Kota Semarang, Jawa Tengah. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini