Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 PNS diciduk, Wali Kota Depok tingkatkan kewaspadaan bahaya narkoba

3 PNS diciduk, Wali Kota Depok tingkatkan kewaspadaan bahaya narkoba Pelantikan Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad. ©2016 Merdeka.com/nur fauziah

Merdeka.com - Pada Rabu malam sekitar pukul 22.30 WIB, tiga pegawai negeri sipil (PNS) Depok tertangkap tangan mengonsumsi narkotik. Ironisnya, mereka berpesta narkotik di salah satu gedung milik Pemerintah Kota Depok yaitu, dibagian lantai dua UPT Dinas Pemadam Kebakaran Cipayung di Jalan Benda, Depok.

Diduga mereka memanfaatkan kantor kedinasan untuk pesta narkotik karena merasa aman dan tak terpantau petugas. Dari tiga PNS itu, ternyata salah satunya sudah lama dijadikan target operasi polisi.

Mereka adalah MA (42), Cc (42) dan MN (40). Sedangkan terduga pelaku lainnya adalah Pw (36). Yang sudah dijadikan target adalah MN. Namun belum diketahui darimana mereka mendapat barang tersebut.

"Dari empat itu satu jadi target kami sejak lama," kata Kapolresta Depok Kombes Pol Harry Kurniawan, Jumat (15/10).

Namun Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad menampik jika hal itu dikatakan sebagai darurat narkoba. Alasannya, bukan berarti daerah yang terdapat peredaran narkotik lantas distigmakan sebagai kota darurat narkotik.

"Kita belum bisa menilai seperti itu. Indonesia memang darurat narkoba. Tapi kan bukan berarti semua wilayah penyumbang narkoba dan dilakukan darurat narkoba," katanya.

Kendati demikian, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kewaspadaan. Dan kejadian ini akan dijadikan evaluasi serta monitoring bagi pihaknya.

"Dengan kejadian ini secara teknis yang penting komitmen kita akan kita lakukan peningkatan," tutup Idris. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP